Memuat…
DINAS PEMADAM KEBAKARAN
Detail Inovasi OPD

MAKAN WAE NASI BAKAR (peMAKAiaN WA untuk mEmberikan iNformASI atau laporan keBAKARan)

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

Rancang Bangun dan Pokok Perubahan yang Dilakukan

Inovasi MAKAN WAE NASI BAKAR (peMAKAiaN WA untuk mEmberikan iNformASI atau laporan keBAKARan) merupakan pengembangan sistem penerimaan laporan kebakaran berbasis teknologi informasi dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai kanal pelaporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Inovasi ini dibangun berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota, serta Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 97 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

Rancang bangun inovasi difokuskan pada transformasi proses bisnis penerimaan laporan kebakaran agar lebih cepat, mudah diakses, akurat, dan responsif. Sebelum inovasi diterapkan, masyarakat hanya dapat melaporkan kejadian kebakaran melalui telepon atau datang langsung ke pos pemadam kebakaran. Mekanisme tersebut memiliki keterbatasan karena bergantung pada ketersediaan pulsa, jaringan telepon, maupun kemampuan pelapor dalam menjelaskan lokasi dan kondisi kejadian secara rinci sehingga proses validasi informasi sering memerlukan waktu tambahan.

Melalui inovasi ini dilakukan pembaruan dengan menambahkan kanal pelaporan digital menggunakan WhatsApp yang memanfaatkan fitur pesan instan, pengiriman foto, video, video call, serta berbagi lokasi (live location). Informasi yang diterima petugas dapat diverifikasi secara real time sehingga kondisi kebakaran, tingkat eskalasi, akses menuju lokasi, dan potensi risiko dapat diidentifikasi sejak awal. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan personel, armada, peralatan, serta strategi pemadaman yang paling tepat sebelum unit diberangkatkan.

Pokok perubahan yang dilakukan meliputi penambahan kanal pelaporan berbasis digital yang lebih mudah dijangkau masyarakat, percepatan validasi laporan melalui komunikasi audiovisual, peningkatan akurasi penentuan lokasi kejadian menggunakan fitur berbagi lokasi, serta penguatan kualitas informasi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional. Rancang bangun ini mendukung peningkatan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal sub urusan kebakaran melalui percepatan waktu respons, peningkatan efektivitas penanganan kebakaran, serta optimalisasi pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Tujuan Inovasi

Tujuan Inovasi

  1. Meningkatkan kualitas, kecepatan, dan akurasi penerimaan informasi laporan kejadian kebakaran sebagai dasar pengambilan keputusan operasional, meliputi:
    a. memastikan validitas dan keabsahan laporan kejadian kebakaran yang dapat dipertanggungjawabkan;
    b. memperoleh informasi lokasi kejadian kebakaran secara tepat dan akurat;
    c. mengidentifikasi jenis, karakteristik, dan tingkat eskalasi kebakaran sejak tahap awal pelaporan;
    d. menentukan kebutuhan jumlah unit mobil pemadam kebakaran, personel, dan sarana pendukung secara proporsional sesuai kondisi di lapangan.

  2. Mengurangi risiko keselamatan petugas pemadam kebakaran selama mobilisasi menuju lokasi kejadian melalui penyediaan informasi lokasi yang akurat dan perencanaan rute perjalanan yang lebih efektif.

  3. Meningkatkan kinerja pelayanan penerimaan laporan kebakaran dengan mempercepat waktu respons operator sejak laporan diterima hingga proses disposisi dan pemberangkatan unit pemadam, sehingga waktu respons meningkat dari rata-rata 3 menit menjadi 1 menit.

  4. Meningkatkan aksesibilitas layanan pelaporan kebakaran melalui pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai kanal pelaporan yang mudah digunakan, berbiaya rendah, tersedia secara luas, serta mampu menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan efektif.

Manfaat Inovasi

Manfaat yang Diperoleh

  1. Meningkatkan kemudahan akses masyarakat dalam menyampaikan laporan kejadian kebakaran melalui kanal pelaporan berbasis WhatsApp yang mudah digunakan, cepat diakses, dan berbiaya rendah.

  2. Meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan efektivitas layanan penanggulangan kebakaran melalui penerimaan informasi yang lebih akurat, proses validasi laporan secara real time, serta penentuan kebutuhan personel, armada, dan strategi pemadaman yang lebih tepat sesuai kondisi kejadian.

  3. Meminimalkan dampak kejadian kebakaran melalui percepatan waktu respons penanganan, sehingga dapat mengurangi potensi kerugian material, membatasi luas area terdampak kebakaran, serta menekan risiko timbulnya korban jiwa maupun korban luka.

Hasil Inovasi

Hasil Inovasi

Tersedianya akses layanan pelaporan kejadian kebakaran melalui aplikasi WhatsApp sebagai kanal pelaporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran yang mudah diakses, cepat, dan responsif, sehingga mendukung penerimaan informasi kejadian kebakaran secara lebih akurat, proses validasi laporan secara real time, serta percepatan respons penanganan kebakaran.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2022-06-07
Implementasi
2023-10-02