Memuat…
PUSKESMAS BUGANGAN
Detail Inovasi OPD

SEFILA

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan
  1. Dasar Hukum
  1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
  2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
  3. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020–2024 menyebutkan penguatan sistem kesehatan termasuk peningkatan deteksi dini kanker serviks dan payudara sebagai salah satu prioritas nasional.
  4. Permenkes No. 34 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kanker melalui Deteksi Dini dan Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan papsmear.
  5. Permenkes No. 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, yang mewajibkan puskesmas melakukan upaya promotif dan preventif, termasuk deteksi dini kanker serviks.
  6. Kepmenkes No. 826/Menkes/SK/VII/2010 tentang Pedoman Penanggulangan Kanker, yang mencakup pedoman teknis untuk kanker leher rahim.

 

  1. Permasalahan

Puskesmas Bugangan Merupakan Puskesmas di Wilayah Kota Semarang Yang Memiliki Letak Strategis Berdekatan Dengan Rumah Sakit, Hotel, Sekolah Serta Fasilitas Lain. Namun Tidak Sedikit Masyarakat Yang Belum Sadar Dan Peduli Kesehatan Terutama Untuk Deteksi Dini. Menurut Data Kemenkes RI pada Tahun 2023 Angka Kejadian Kanker Leher Rahim Yaitu 27 Per 100.000 Perempuan Dan Angka Kematian 15 Per 100.000 Perempuan. Di Puskesmas Bugangan Capaian Deteksi Kanker Leher Rahim Tahun 2022 Yaitu 48% Atau 72 Dari Target 156 Peserta Sehingga Kami Membuat Inovasi Sefila Yaitu Sistem Informasi Deteksi Kanker Leher Rahim Puskesmas Bugangan

 

  1. Isu Strategis
  1. Rendahnya partisipasi wanita usia subur untuk melakukan deteksi dini kanker serviks.
  2. Kurangnya integrasi data antara faskes, dinas kesehatan, dan laboratorium.
  3. Pemantauan pasien tidak berkesinambungan (follow-up dan rujukan tidak tersistem).
  4. Rendahnya literasi digital dan kesehatan di kalangan masyarakat.
  1. Metode Pembaharuan
  1. MENDATA JEJARING LINTAS SEKTOR untuk menjadikan aset agar mendapatkan dukungan moral dan finansial, serta Menggerakan kader dan instansi untuk mendukung kegiatan hingga saat ini kami telah mendapatkan dukungan Mobil pelayanan Kanker Leher Rahim Narasumber, Souvenir, Tenaga, Media Edukasi
  2. MEMBUAT JADWAL RENCANA BULANAN untuk mempermudah arah pelayanan
  3. MENYEBARLUASKAN INFORMASI Membangun dashboard web terintegrasi untuk edukasi digital dari halaman website, media social, dan whatsapp, pendaftaran, kritik saran, informasi hasil dan tempat pelayanan sesuai perkembangan digital agar mempermudah penyampaian informasi.
  4. MEMBERI PELAYANAN YANG AMAN DAN NYAMAN untuk membangun bounding dengan pasien. Agar dapat membantu menyampaikan edukasi ke relasi atau sahabat wanita lainnya.

 5. Tahapan dan Implementasi Inovasi 

  1. Melakukan Koordinasi dengan Tim Pelayanan Kesehatan
  2. Membuat strategi edukasi Kesehatan dengan system informasi modern yang mudah di akses.
  3. Menyampaikan kepada masyarakat melalui media social maupun edukasi langsung
  4. Mengajak lintas sectoral untuk ikut berperan aktif dalam penyebaran informasi
  5. Melakukan pelayanan AMAN DAN NYAMAN (minim rasa sakit, alur pelayanan jelas, cepat, dan tepat) dan memberikan informasi
  6. Evaluasi
Tujuan Inovasi

Tujuan Inovasi SEFILA (Sistem Informasi Deteksi Kanker Leher Rahim Puskesmas Bugangan Kota Semarang

    1. Meningkatkan Cakupan Deteksi Dini : Meningkatkan jumlah wanita usia subur (30–50 tahun) yang mengikuti program skrining kanker leher rahim melalui sistem informasi yang terintegrasi dan mudah diakses.
    2. Mempermudah Akses dan Pendaftaran Layanan : Menyediakan layanan pendaftaran online berbasis sistem informasi, sehingga masyarakat dapat memilih waktu pemeriksaan dan lokasi yang tersedia secara fleksibel tanpa harus datang langsung.
    3. Mempercepat Proses Pelaporan dan Rujukan : Memfasilitasi alur komunikasi antar tenaga medis, laboratorium, dan rumah sakit rujukan melalui sistem informasi berbasis data.
    4. Meningkatkan Kesadaran dan Edukasi Masyarakat : Mengedukasi masyarakat secara digital dan terstruktur melalui media aplikasi/sistem, termasuk fitur edukasi mandiri, reminder, dan konten.
    5. Memperkuat Pemantauan dan Evaluasi Program : Membantu tim manajemen Puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam melakukan monitoring cakupan layanan, kepatuhan pasien terhadap follow-up, serta efektivitas tenaga kesehatan melalui data dashboard.
    6. Mewujudkan Sistem Kesehatan Berbasis Teknologi Digital : Mengembangkan model pelayanan berbasis digital yang responsif, transparan, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari transformasi layanan primer di wilayah Bugangan dan Kota Semarang secara umum.
    7. Mengoptimalkan kolaborasi melibatkan lintas sektoral, jejaring, dan masyarakat  : Menyusun Strategi Dengan Duduk Bersama Membahas Permasalahan Ini Hingga Mendapatkan Dukungan Secara Moral Dan Finansial Oleh Pihak Terkait
Manfaat Inovasi

Manfaat Inovasi SEFILA

  1. Meningkatkan Cakupan Deteksi Dini
    Inovasi SEFILA memungkinkan peningkatan jumlah wanita usia subur (30–50 tahun) yang mengikuti program skrining kanker leher rahim. dilihat dari capaian peserta di tahun 2022 yang hanya 72 peserta di tahun 2024 menjadi 686 peserta dan dari 0 yang terdeteksi di tahun 2024 kami mendapat 15 deteksi kasus yang ditindaklanjuti 7 krioterapi serta 8 rujukan sehingga 15 pasien tersebut tertangani dengan IVA ulang hasilnya sudah negatif.
  2. Mempermudah Akses dan Pendaftaran Layanan
    Masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran secara online tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Fitur ini memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu pemeriksaan dan lokasi pelayanan, sehingga meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan.
  3. Mempercepat Proses Pelaporan dan Rujukan
    Sistem ini mempercepat alur pelaporan hasil pemeriksaan dan proses rujukan antar fasilitas, seperti tenaga medis, laboratorium, dan rumah sakit. Komunikasi yang sebelumnya manual kini berbasis data digital, sehingga lebih cepat dan terdokumentasi dengan baik.
  4. Meningkatkan Kesadaran dan Edukasi Masyarakat
    SEFILA menyediakan fitur edukasi digital yang terstruktur melalui sistem berbasis web. Tersedia konten edukatif, pengingat (reminder), dan materi pembelajaran mandiri yang meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim.
  5. Memperkuat Pemantauan dan Evaluasi Program
    Dashboard data dalam sistem SEFILA memungkinkan monitoring secara real-time terhadap cakupan layanan, kepatuhan pasien dalam melakukan tindak lanjut (follow-up), serta kinerja tenaga kesehatan. Hal ini memperkuat proses evaluasi dan pengambilan keputusan berbasis data.
  6. Mewujudkan Sistem Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
    SEFILA menjadi bagian dari transformasi pelayanan kesehatan primer di Kota Semarang, khususnya wilayah Bugangan, dengan menghadirkan model pelayanan digital yang responsif, transparan, dan berkelanjutan.
  7. Mengoptimalkan Kolaborasi Lintas Sektor dan Masyarakat
    Inovasi ini mendorong sinergi antara berbagai pihak, seperti Puskesmas, Dinas Kesehatan, rumah sakit, organisasi masyarakat, serta sektor swasta. Strategi kolaboratif dirancang melalui forum diskusi bersama yang menghasilkan dukungan moral dan finansial untuk keberlangsungan program. Kami mendapat dukungan dari penyebaran informasi hingga dukungan material seperti mobil pelayanan IVA, souvenir, sampai dukungan dari Dokter Spesialis Obgyn
Hasil Inovasi

Hasil Inovasi SEFILA

  1. Peningkatan Jumlah Skrining Kanker Leher Rahim
    1. Terjadi peningkatan signifikan jumlah wanita usia subur (30–50 tahun) yang melakukan deteksi dini kanker leher rahim dibandingkan sebelum sistem SEFILA diterapkan. dilihat dari capaian peserta di tahun 2022 yang hanya 72 peserta di tahun 2024 menjadi 686 peserta dan dari 0 yang terdeteksi di tahun 2024 kami mendapat 15 deteksi kasus yang ditindaklanjuti 7 krioterapi serta 8 rujukan sehingga 15 pasien tersebut tertangani dengan IVA ulang hasilnya sudah negatif.
    2. Cakupan skrining meningkat karena masyarakat lebih mudah mengakses informasi dan layanan.
  2. Kemudahan Akses Layanan dan Pendaftaran
    1. Sistem pendaftaran online memudahkan masyarakat untuk memilih waktu dan lokasi pemeriksaan secara fleksibel.
    2. Waktu tunggu di Puskesmas berkurang karena alur administrasi yang lebih efisien.
  3. Percepatan Alur Rujukan dan Pelaporan
    1. Proses rujukan pasien ke rumah sakit,Puskesmas Penunjang Kriotherapy dan laboratorium menjadi lebih cepat dan terdokumentasi dengan baik melalui sistem digital.
    2. Komunikasi antara tenaga medis dan fasilitas rujukan menjadi lebih terintegrasi.
  4. Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat
    1. Fitur edukasi digital dalam sistem (seperti artikel, video edukatif, dan reminder) meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker leher rahim.
    2. Partisipasi masyarakat dalam program preventif mengalami peningkatan.
  5. Monitoring dan Evaluasi yang Lebih Akurat
    1. Data dashboard membantu tim manajemen Puskesmas dan Dinas Kesehatan memantau cakupan layanan, tingkat kepatuhan pasien, serta kinerja tenaga kesehatan secara real-time.
    2. Evaluasi program dapat dilakukan secara berkala dengan basis data yang valid.
  6. Implementasi Transformasi Digital di Pelayanan Primer
    1. Puskesmas Bugangan menjadi pionir dalam penggunaan sistem informasi digital untuk pelayanan deteksi dini kanker, selaras dengan visi transformasi sistem kesehatan nasional.
    2. Sistem SEFILA menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi oleh wilayah lain.
  7. Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor dan Partisipasi Masyarakat
    1. Terbentuk jejaring kemitraan antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, rumah sakit rujukan, organisasi wanita, dan tokoh masyarakat.
    2. Mendapatkan dukungan moral dan finansial dari mitra strategis dalam pelaksanaan dan pengembangan program SEFILA.
    3. Dampak Dari Inovasi SEFILA dinilai sangat efektif dengan meggandeng berbagai lapisan masyarakat kami mendapat dukungan dari penyebaran informasi hingga dukungan material seperti mobil pelayanan iva, souvenir, sampai dukungan dari dokter spesialis obgyn sehingga mampu menarik minat masyarakat untuk sadar dan ikut serta dalam deteksi dini kanker leher rahim. meningkatnya minat masyarakat untuk antusias periksa ulang juga sangat banyak bahkan tidak sedikit pula yang mengajak teman atau keluarganya untuk deteksi dini. hal ini diimbangi dengan pemberian layanan kami yang meratukan pasien serta meminimalisir rasa sakit. kedepannya inovasi ini kami kembangkan mengikuti perkembangan digital kemudahan akses lain
Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2022-07-01
Implementasi
2023-04-02