Dasar Hukum : Inovasi GINGSUL RUNCING sejak diterbitkan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Karanganyar Nomor 2008/SK/III/2023 Tanggal : 31 Maret 2023 Tentang Program Inovas Permasalahan : GINGSUL RUNCING (Gerakan Cintai Gigi Sulung Turunkan dan Cegah Stunting) dikembangkan karena prevalensi stunting di Kota semarang yang mencapai 10,4% ( SSGI 2022) menjadi masalah Kesehatan prioritas yang harus dihadapi kota semarang, Stunting ditemukan memiliki korelasi yang signifikan dengan berbagai masalah kesehatan Gigi. Karies Gigi pada anak-anak dapat menyebabkan gangguan makan dan tidur yang mengakibatkan terganggunya konsumsi nutrisi dan sekresi hormon pertumbuhan.
Isu Strategis Inovasi Gingsul Runcing ini dibentuk sebagai penanganan sinergis antar program dan lintas sektor agar dapat memberikan layanan one stop service bagi balita stunting dengan memberikan intervensi Kesehatan umum, kesehatan Gigi, gizi dan perbaikan sanitasi. Inovasi Gingsul Runcing bertujuan untuk menurunkan prevalensi dan mencegah stunting melalui upaya perbaikan kesehatan Gigi. Gigi anak yang banyak berlubang akan mengakibatkan kesulitan makan, rasa nyeri, dan asupan gizi yang kurang sehingga berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Upaya perbaikan kesehatan Gigi pada anak dilakukan di berbagai kegiatan dari balita, anak, ibu hamil, remaja sehingga terdapat benang merah dalam edukasi kesehatan Gigi sedari awal (masa remaja) sebagai persiapan pengetahuan ketika mereka mempunyai keluarga dan keturunan.
Metode Pembaharuan Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Terdapat kegiatan yang dapat berkontribusi pada penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik, salah satunya adalah memberikan pendidikan kesehatan gigi masyarakat. Belum banyak masyarakat khususnya pasien di Puskesmas Karanganyar mengetahui pentingnya menjaga kesehatan Gigi pada anak yang berpengaruh pada penurunan dan pencegahan Stunting untuk pencegahan stunting diantaranya dilakukan dengan menjaga kesehatan Gigi pada masyarakat. Edukasi sebaiknya dilakukan secara masif di dalam gedung dan luar gedung agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan Gigi dan mulut dalam mencegah dan menurunkan stunting, serta kurangnya media informasi pentingnya menjaga kesehatan Gigi sulung dalam mencegah dan menurunkan stunting.
Keunggulan inovasi GINGSUL RUNCING adalah Inovasi GINGSUL RUNCING ini sangat berdampak dalam upaya peningkatan kesehatan Gigi dan mulut di masyarakat. Dengan inovasi ini masyarakat juga akan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan Gigi dan mulut sejak dini secara bersama-sama bergerak untuk mencegah dan menurunkan stunting.
Kebaruan Inovasi GINGSUL RUNCING ini memiliki keunikan sebagai hasil kreativitas dari Puskesmas Karanganyar di Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai salah satu upaya terhadap penanganan stuntung melalui perbaikan kesehatan gigi. Inovasi ini berbasis masyarakat serta keterlibatan kader kesehatan, guru UKS, jaring jejaring, dan lintas sektor.
Tahapan Inovasi Strategi institusional SK dari Kepala Puskesmas Karanganyar serta Surat Keputusan Nomor 2008/SK/III/2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Inovasi GINGSUL RUNCING Strategi Sosial melalui pengembangan dan kolaborasi dengan masyarakat, kader kesehatan, jaring jejaring serta lintas sektor dengan mengadakan beberapa kegiatan diantaranya yaitu : Pertemuan Lintas Sektor Tingkat Kecamatan yang dilaksanakan 3 bulan sekali Advokasi lintas program, lintas sektor tingkat kelurahan bidang kesehatan yang dilaksanakan satu kali Petemuan Kader kesehatan yang dilakukan setiap bulan Pendampingan pasien stunting / wasting yang mempunyai kasus gigi Konseling pasien gigi dilaksanakan setiap hari Memberikan materi Penyuluhan kesehatan gigi pada pertemuan kader posyandu Strategi manajerial yaitu peningkatan mutu pelayanan dengan meningkatkan kunjungan pada kegiatan UKGM, kegiatan bimbingan teknis kader kesehatan, refreshing materi pada petugas kesehatan gigi di puskesmas karanganyar dan mahasiswa praktek yang berbasis kesehatan gigi. kegiatan kemudian dilaksanakan monitoring dan evaluasi oleh pihak internal dan eksternal setiap bulan
Inovasi GINGSUL RUNCING bertujuan Pencegahan Kasus Penyakit Gigi pada Usia dini, peningkatan pengetahuan kesehatan Gigi dan mulut, penurunan angka karies dan penurunan kasus stunting melalui pendekatan edukasi secara langsung, digital maupun menggunakan lagu (Gigiku Cintaku Ciptaan drg Miranti D Pramesthi)
Manfaat inovasi GINGSUL RUNCING adalah : Menurunkan angka kesakitan Gigi khususnya pada balita dan anak Meningkatkan pengetahuan kesehatan Gigi pada balita dan anak Meningkatkan pengetahuan kesehatan Gigi pada ibu hamil Meningkatkan pengetahuan kesehatan Gigi pada remaja Menurunkan kasus karies Gigi Menurunkan kasus Stunting
Setelah dilaksanakan inovasi GINGSUL RUNCING telah memberikan dampak positif dalam hal Pencegahan Kasus Penyakit Gigi pada Usia DIni. Inovasi ini juga berdampak pada peningkatan pengetahuan kesehatan Gigi dan mulut, penurunan kasus stunting Hal ini ditunjukkan dengan kondisi sebelum (before) dan sesudah (after) berbasis indikator kinerja sebagai berikut : (Data 2023) No Uraian Sebelum Sesudah 1. Kasus Stunting 21 KASUS 10 KASUS 2. Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Nilai Rata2 Pretest : 81,2 Nilai Rata2 PostTest : 90,2 3. Angka Karies pada Balita 2,72 2,5 4 Prevalesi Murid yang mempunya kasus Gigi pada anak sekolah dasar 51 6,5% 5. Pelatihan Kader kesehatan Gigi Nilai Rata2 PreTest : 70 Nilai Rata2 PostTest : 98