Memuat…
PUSKESMAS BULU LOR
Detail Inovasi OPD

LEBARAN KETUPAT

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

Rancang Bangun Inovasi

 

LEBARAN KETUPAT

Layanan tErpadu BerbAsis masyarakat dalam Rangka penanggulangAN penyaKit TBC dEngan digiTalisasi pemantaUan intensif keberhasilanPengobATan pasien TBC

 

  1. Dasar Hukum
  1. Undang–Undang No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
  2. Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Gerakan Nasional Penanggulangan TBC
  3. Rencana Strategi Nasional TBC 2020-2024 tentang upaya penanggulangan dan eliminasi TBC 2030
  4. Perwali No.39 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Kota Semarang Tahun 2017-2021
  5. SK Camat Nomor: 443.24/30/2021tentang Pembentukan Tim Public Private Mix (PPM) Penanggulangan Tuberkulosis Kecamatan Semarang Utara Periode 2021-2023
  6. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Bulu Lor Nomor SK/126/I/2023 tentang Pembentukan Inovasi LEBARAN KETUPAT

 

  1. Permasalahan

Permasalahan utama yang dihadapi dalam upaya penanggulangan penyakit TBC yaitu “Tidak tercapainya angka keberhasilan pengobatan pasien TBC (TSR) di Puskesmas Bulu Lor” yang dijabarkan dalam permasalahan dan akar masalah sebagai berikut :

  1. Angka keberhasilan pengobatan TBC pada tahun 2022 hanya mencapai angka 89,1?ri target nasional yaitu 90
  2. Belum ada pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pemantauan dan pengobatan pasien TBC
  3. Belum ada layanan pengantaran obat untuk pasien TBC yang berhalangan datang ke puskesmas untuk mengambil obat

 

 

  1. Isu Strategis

Isu-isu  strategis pembangunan Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai berikut:

  1. Peningkatan Kualitas pelayanan Kesehatan
  2. Meningkatkanya derajat Kesehatan Masyarakat

 

  1. Metode Pembaharuan
  1. Sebelum dilakukan inovasi belum ada pemanfaatan teknologi digital dalam pemantauan pengobatan pasien TBC yang berdampak pada angka kesembuhan pasien TBC tidak mencapai target nasional 90%
  2. Setelah dilakukan inovasi LEBARAN KETUPAT dengan memanfaatkan teknologi digital yaitu ROKET dan JARAN BATAK, pemantauan pengobatan pasien TBC dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien sehingga meningkatkan angka kesembuhan pasien TBC pada tahun 2023 menjadi 94%

 

  1. Keunggulan/Kebaruan

Keunikan inovasi LEBARAN KETUPAT adalah adanya sistem digitalisasi dalam pemantauan pengobatan pasien TBC, berbeda dari sebelumnya yang hanya menggunakan kartu pengobatan yang ditulis oleh petugas kesehatan secara manual. Pemanfaatan teknologi digital ini memudahkan petugas dalam mengendalikan serta memantau keberhasilan pengobatan pasien. Pada sisi pasien sistem digitalisasi ini dapat bermanfaat sebagai pengingat untuk pengambilan obat serta kontrol ke puskesmas.  Inovasi ini juga memiliki nilai tambah dalam bentuk efisiensi pelayanan kesehatan pasien TBC yaitu petugas tidak perlu lagi mengingatkan pasien satu per satu pada hari sebelumnya untuk mengambil obat atau kontrol ke puskesmas. Selain itu, dengan adanya pelayanan pengiriman obat pada pasien yang berhalangan datang ke puskesmas untuk mengambil obat dapat meningkatan efektifitas pelayanan kepada pasien TBC.

Inovasi LEBARAN KETUPAT memiliki sebuah kebaruan yaitu dalam hal pemanfaatan teknologi digital dimana belum banyak fasilitas kesehatan yang memanfaatkan teknologi digital dalam penerapan sistem pengobatan pasien TBC. Beberapa fasilitas kesehatan seperti puskesmas hanya mengandalkan kartu pengobatan dan komunikasi antar petugas dan pasien dengan whatsapp saja. Namun inovasi ini sudah memanfaatkan teknologi digital selain whatsapp yaitu aplikasi CALENDAR yang ada pada smartphone pasien atau PMO untuk menjadi pengingat (reminder) bagi pasien atau PMO untuk mengambil obat atau kontrol ke puskesmas.

 

  1. Cara Kerja Inovasi

Prosedur inovasi LEBARAN KETUPAT adalah sebagai berikut :

  1. Pasien yang terkonfirmasi TBC akan mendapatkan konsultasi mengenai pengobatan TBC oleh petugas kesehatan. Pasien datang ke poli TBC di Puskesmas Bulu Lor setiap hari Rabu dan petugas kesehatan akan menjelaskan secara rinci tentang proses pengobatan TBC kepada pasien.
  2. Setelah selesai konsultasi, pasien akan diarahkan ke meja ROKET (Reminder pengambilan dan minum Obat serta jadwal Kontrol dengan aplikasi calEndar pada smarTphone pasien/PMO ) dimana petugas akan membuatkan reminder pada aplikasi CALENDAR di smartphone pasien. Reminder tersebut berisikan informasi untuk mengingatkan pasien tentang jadwal pengambilan obat, jadwal minum obat, dan jadwal kontrol ke puskesmas. Reminder/pengingat tersebut akan memberikan notifikasi serta nada dering (alarm) pada smartphone pasien jika sudah tiba saatnya untuk mengambil obat, minum obat atau kontrol ke puskesmas.
  3. Apabila pasien yang bersangkutan tidak memiliki smartphone dan/atau tidak memungkinkan untuk mengakses smartphone maka petugas akan menghubungi kader/PMO yang bersangkutan untuk membantu pasien dalam hal pemantauan pengobatannya. Petugas akan membuatkan reminder dan notes pada smartphone kader / PMO tersebut.
Tujuan Inovasi

Inovasi LEBARAN KETUPAT bertujuan untuk meningkatkan treatment success rate TBC dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam sistem onitoring pengobatan.

Outcome yang diharapkan dari inovasi ini adalah adanya peningkatan presentase angka keberhasilan pengobatan TBC di Puskesmas Bulu Lor secara konsisten melampaui target nasional yaitu 90% serta adanya peningkatan kesadaran pasien TBC untuk menyelesaikan pengobatannya hingga tuntas dan dinyatakan sembuh sehingga dapat menghentikan resiko penularan bagi orang lain dan mengurangi resiko resistensi pengobatan bagi dirinya sendiri.

 

Inovasi Lebaran Ketupat memiliki output yang sangat solutif ditunjukkan dengan transformasi sistem pengobatan TBC dari manual menjadi digital serta penyediaan fasilitas pengantaran obat gratis bagi pasien TBC yang sangat mendukung keberhasilan pengobatan pasien TBC. Di sisi lain, keaktifan peran kader TBC dan PMO dalam pemantauan pengobatan pasien TBC juga meningkat di atas 50?ngan berjalannya inovasi ini.

Upaya mencapai TSR TBC 100% melampaui target nasional sangat berkontribusi pada upaya pencapaian target dan indikator SDG’s di Kota Semarang.

Manfaat Inovasi

Ide inovasi LEBARAN KETUPAT berawal dari permasalahan tentang tidak tercapainya angka keberhasilan pengobatan TBC di Puskesmas Bulu Lor tahun 2022 (hanya 89,1?ri target 90%), serta belum ada pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pengobatan pasien TBC. Inovasi LEBARAN KETUPAT merupakan solusi yang sangat inovatif untuk mengatasi masalah sistem pengobatan pasien TBC di Puskesmas Bulu Lor. Inovasi ini memberikan manfaat yang sangat signifikan dalam hal pelayanan dan pengobatan pasien TBC. Manfaat dari inovasi LEBARAN KETUPAT adalah sebagai berikut :

  1. Tercapainya target angka keberhasilan pengobatan pasien TBC di Puskesmas Bulu Lor tahun 2023 di atas 90%. Angka keberhasilan pengobatan pasien TBC Puskesmas Bulu Lor tahun 2023 adalah 94% (data per Desember 2023).
  2. Adanya pemanfaatan teknologi digital dalam hal sistem pemantauan dan pengobatan pasien TBC dari yang sebelumnya hanya menggunakan cara manual yaitu dengan kartu pengobatan, dengan adanya inovasi ini diterapkan sebuah sistem bernama ROKET (Reminder pengambilan dan minum Obat serta jadwal Kontrol dengan aplikasi calEndar pada smarTphone pasien/PMO)
  3. Pelayanan kesehatan terhadap pasien TBC semakin efektif dan efisien dengan adanya layanan JARAN BATAK (JAsa pengantaRAN oBAT pAsien tuberKulosis) yaitu pelayanan pengantaran obat untuk pasien TBC jika pasien berhalangan untuk mengambil obat di puskesmas.
Hasil Inovasi

Inovasi LEBARAN KETUPAT mampu meningkatkan angka keberhasilan pengobatan pasien TBC di Puskesmas Bulu Lor tahun 2023 menjadi 94% melebihi target nasional. Dampak tersebut ditunjukan dengan kondisi sebelum (before) dan sesudah (after) berbasis indikator kinerja Puskesmas sebagai berikut :

 

No

Indikator

Sebelum

Sesudah

Keterangan

2022

2023

1.

Angka keberhasilan pengobatan pasien TBC

33 pasien , target 37 pasien (89,1%)

64 pasien, target 68 pasien, 94%

Peningkatan angka keberhasilan pengobatan

2.

Sistem pengobatan pasien TBC

Manual dengan kartu pengobatan

Digitalisasi dengan reminder melalui smartphone

 

Mengurangi resiko pasien lupa mengkonsumsi obat

3

Efektifitas pelayanan pengobatan bagi pasien TBC

Belum ada jasa layanan pengantaran obat

Layanan pengantaran obat secara gratis

Peningkatan efektifitas pelayanan pengobatan bagi pasien TBC

 

Inovasi LEBARAN KETUPAT selaras dengan Misi Asta Cita ke-4 yaitu Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi, olahraga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas. Di samping itu, inovasi ini juga berkontribusi pada program prioritas Presiden yang ke-4 yaitu meningkatkan layanan kesehatan dan obat untuk rakyat , dimana inovasi LEBARAN KETUPAT dalam hal ini telah menyediakan layanan kesehatan yang efektif dan efisien bagi pasien TBC, dengan adanya digitalisasi sistem pengobatan pasien TBC.

 

Inovasi LEBARAN KETUPAT merupakan inovasi di bidang kesehatan yang sudah terbukti mampu memberikan dampak positif dalam sistem pelayanan pengobatan pasien TBC. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya target angka keberhasilan pengobatan TBC yang melampaui target nasional (94%). Inovasi ini juga telah meningkatan efektifitas layanan pengobatan pasien TBC dengan adanya notifikasi /reminder pada smartphone pasien yang sudah disetting oleh petugas, sehingga dapat mengurangi resiko pasien lupa untuk minum obat atau kontrol ke puskesmas. Di sisi lain, Inovasi ini juga memberikan kemudahan bagi pasien TBC dengan menyediakan jasa pengantaran obat secara gratis. Layanan ini memberikan manfaat bagi pasien TBC yang berhalangan untuk mengambil obat di puskesmas sehingga dapat mencegah resiko pasien TBC putus pengobatan/mangkir.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2023-01-03
Implementasi
2023-03-03