Memuat…
DINAS KESEHATAN
Detail Inovasi OPD

SIRAWIT (Siap Rawit, Siap Intervensi)

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan
Kota Semarang sebagai salah satu kota besar di Indonesia yang menghadapi tantangan kesehatan seperti penyakit Katastropik (jantung, stroke, diabetes mellitus, gagal ginjal, hipertensi dll). Sejak 4 tahun terakhir jumlah pembiayaan JKN Kota Semarang terus meningkat untuk pembiayaan penyakit Katastropik.
Hasil kunjungan sehat tahun 2018 di Kota Semarang hanya 46?ri jumlah penduduk di Kota Semarang.
Untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Pemerintah Kota Semarang membuat layanan Ambulance Hebat si Cepat yang dilaksanakan sejak tahun 2017. Tujuan Ambulance Hebat si Cepat pada awalnya adalah untuk menangani kasus-kasus gawat darurat, namun ternyata masyarakat memanfaatkan Ambulance Hebat si cepat untuk penanganan kasus non gawat darurat, maka permintaan layanan kesehatan menjadi meningkat pada bulan Januari sampai dengan Desember 2018 dari 80 pasien menjadi  1611 pasien.
Berdasarkan hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Semarang meluncurkan Ambulance Hebat Siaga. Inovasi ini awalnya diberi nama dengan SAMPOKONG (Sedia Memberikan Pelayanan Kesehatan Kota Semarang) yang dilaksanakan sejak tahun 2019 namun karena ada tambahan layanan maka inovasi SAMPOKONG diganti menjadi inovasi SIRAWIT (Siap Rawat, Siap Intervensi). Tujuan SIRAWIT untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas, edukasi kesehatan serta melakukan intervensi PIS-PK (Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga) dan GERMAS, screening untuk deteksi dini penyakit tidak menular.
Tujuan Inovasi
Inovasi ini sesuai dengan tujuan ke-3 SDGs 2030 yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk pada semua usia. SIRAWIT juga sesuai dengan target dari SDG’s Jateng pada point ke-6 yaitu menjamin layanan universal dengan arah kebijakan yang meningkatnya derjat kesehatan masyarakat. Di tingkat Kota, SIRAWIT sesuai dengan visi Dinas Kesehatan Kota Semarang yaitu terwujudnya lima besar terbaik pelayanan kesehatan se-Indonesia tahun 2021. Ambulance Siaga dengan inovasi SIRAWIT memberikan pelayanan kesehatan dalam bentuk homecare, yang merupakan, layanan kesehatan terbaik serta menguntungkan bagi pengguna layanan SIRAWIT. Salah satu indikator kontribusi SIRAWIT pada pencapaian SDGs sektor kesehatan adalah tingkat IKS Kota Semarang pada bulan Maret 2021 yang menunjukan penderita hipertensi yang berobat teratur sebesar 31.54?n penderita TB Paru yang berobat sesuai standar sebesar 40.22%.
Manfaat Inovasi
Hasil dari pelayanan Ambulance Siaga inovasi SIRAWIT adalah keberhasilan untuk menangani 5 besar penyakit, antara lain Kencing manis tidak tergantung insulin : 205 kasus, hipertensi esensial: 183 kasus, stroke: 76 kasus, fraktur anggota gerak bawah: 46 kasus, gagal ginjal: 31 kasus.
Kemudahan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan dengan SIRAWIT ini dimanfaatkan dengan baik sehingga keluarga mempunyai kemandirian dalam menjaga kesehatan dan pencegahan penyakit dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
Aspek promotif ditujukan untuk meningkatkan kesehatan yang meliputi olah raga secara teratur, istirahat yang cukup, dan rekreasi sehingga dapat mencapai kesehatan yang optimal. Sedangkan upaya preventif (pencegahan penyakit) ditunjukan untuk mencegah terjadinya penyakit melalui usaha-usaha pemberian imunisasi serta pemeriksaan berkala untuk mendeteksi penyakit secara dini.
Hasil Inovasi
Kebaruan dari Inovasi SIRAWIT adalah adanya Intervensi PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga) yang berguna untuk membantu Puskesmas dalam mencapai indeks keluarga sehat. Selain itu SIRAWIT memberikan pelayanan yang cepat, ramah, gratis, meningkatkan kemandirian keluarga dan yang lebih utama membantu screening kesehatan untuk keluarga. Melalui inovasi SIRAWIT keluarga mengetahui masalah kesehatan dan dapat melakukan tindakan pencegahannya.
Dengan konsep “one stop service” pelayanan preventif, promotif, kuratif dan rehabilitative membedakan pelayanan SIRAWIT dengan inovasi lainnya. Antusiasme masyarakat terhadap SIRAWIT membuat jumlah pelayanan  meningkat.  Layanan ini  terintegrasi dengan Puskesmas dan Call Center 1500-132.
Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2018-01-01
Implementasi
2018-06-01