Memuat…
DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Detail Inovasi OPD

Forum Media SAPA (Sayang Perempuan dan Anak) Kota Semarang

Gambar Tidak Tersedia Belum ada foto untuk inovasi ini
Rancang Bangun & Perubahan
  1. Dasar Hukum :

    Keputusan Walikota Semarang Nomor 411.51/492 Tahun 2020 tentang Pembentukan Forum Media Sayang Perempuan dan Anak Indonesia (SAPA) Kota Semarang Periode Tahun 2020 - 2024 :

    Permasalahan :

    Masih kurangnya informasi kepada masyarakat terkait pencegahan kasus kekerasan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di media massa baik cetak maupun elektronik khususnya di Kota Semarang;

    Isu Strategis :

    Peran Media Lokal dalam Menurunkan Angka Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Semarang

    Keterkaitan dengan SDGs (Sustainable Development Goals):

    Goal 5: Kesetaraan Gende

    1. Target 5.2: Menghapus semua bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di ranah publik dan privat.

    2. Target 5.b: Meningkatkan penggunaan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan.

    Goal 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh

    Target 16.1 & 16.2: Mengurangi kekerasan secara signifikan dan menghapus penyiksaan, eksploitasi, perdagangan, dan segala bentuk kekerasan terhadap anak.

    Keterkaitan dengan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2020–2024:

    1. Prioritas Nasional 4, revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan : Meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi media untuk pencegahan kekerasan berbasis gender.

    2. Prioritas Nasional 5, yaitu memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan : Menyediakan perlindungan sosial bagi kelompok rentan termasuk perempuan dan anak korban kekerasan.

    ​​​​​​​Keterkaitan dengan RPJMD Kota Semarang (2021–2026):

    Misi Kota Semarang yang relevan:

    1. Misi 3: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, berkarakter dan berbudaya.

    2. Misi 5: Mewujudkan Kota Semarang yang aman, tertib, dan nyaman melalui penguatan ketahanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

    Implikasi Strategi : 

    1. Kurangnya literasi publik tentang hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan.

    2. Rendahnya pelaporan kasus kekerasan karena ketidaktahuan masyarakat tentang layanan yang tersedia.

    3. Tidak optimalnya peran media lokal dalam advokasi dan edukasi publik

    Metode Pembaharuan :

    Sebelum adanya Forum Media Sayang Perempuan dan Anak (SAPA) penyebarluasan informasi melalui media massa terkait pencegahan kekerasan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Semarang masih sangat kurang. Dengan adanya Forum Media Sayang Perempuan dan Anak (SAPA) ini peran serta media komunikasi baik cetak maupun elektronik atau offline maupun online dalam meningkatkan kualitas pemberitaan atau informasi yang ramah serta menghormati perempuan dan anak dengan menulis berita dalam mempublish berita tersebut agar korban tidak terekspos ke masyarakat sehingga identitas korban masih aman dan tidak menimbulkan trauma yang lain pasca terjadinya tindak kekerasan. Disamping itu jika sebelumnya informasi mengenai program, layanan, dan kegiatan perempuan serta anak sering kali hanya diketahui oleh kalangan terbatas atau peserta kegiatan saja, maka melalui Media SAPA informasi tersebut dapat tersebar luas kepada masyarakat melalui pemberitaan yang ramah, aktual, dan mudah diakses.

    Melalui Forum Media SAPA, masyarakat kini:
    ✅ Mendapatkan informasi yang jelas dan terpercaya tentang berbagai kegiatan yang diselenggarakan DP3A, mulai dari program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga layanan aduan kekerasan.
    ✅ Mengetahui layanan bermanfaat lain, seperti Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), yaitu wadah belajar bersama bagi orang tua dan anak untuk memperkuat pengasuhan, meningkatkan kualitas keluarga, dan membangun lingkungan yang ramah anak.
    ✅ Terdorong untuk terlibat aktif dalam kegiatan maupun layanan yang ada, karena informasi sampai secara cepat dan menyeluruh melalui berbagai platform media.

    Keunggulan dan Kebaharuan :

    Media massa baik cetak maupun elektronik menyampaikan informasi yang edukatif serta ramah dalam usaha melindungi perempuan dan anak;

    Tahapan Inovasi/ Penggunaan Produk :

    Forum Media Sayang Perempuan dan Anak (SAPA) dibentuk dari jejaring pilar media pewarta atau pers di Kota Semarang. Jejaring ini sebagai alat penyebar informasi yang sangat dibutuhkan untuk mensosialisasikan berbagai macam program maupun himbauan dari pemerintah Kota Semarang khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang terkait pencegahan kekerasan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak. Melalui Media massa yang tepat baik media cetak, elektronik maupun media online, peran penyebarluasan informasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat terkait data, informasi maupun program yang dicanangkan.

Tujuan Inovasi

Tujuan dari Inovasi Media SAPA  adalah diantaranya :

  1. Mensosialisasikan Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/II/2019 tentang Pedoman Pemberitaan Ramah Anak dan Peraturan Menteri PPPA Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Peran Serta Media Komunitas dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Anak;
  2. Membantu menyebarluaskan informasi kegiatan pencegahan serta perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak;
  3. Membantu peran serta media komunikasi baik cetak maupun elektronik atau offline maupun online dalam meningkatkan kualitas pemberitaan atau informasi yang ramah serta menghormati hak perempuan dan anak;
  4. Mendukung kegiatan yang mewujudkan Kota Semarang sebagai Kota Layak Anak.
Manfaat Inovasi

Manfaat dari Inovasi Media Sapa adalah diantaranya :

  1. Tersosialisasinya Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/II/2019 tentang Pedoman Pemberitaan Ramah Anak dan Peraturan Menteri PPPA Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Peran Serta Media Komunitas dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Anak;
  2. Melalui kemitraan dengan media, berbagai program, layanan, dan kegiatan DP3A dapat dipublikasikan secara luas. Masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan informasi terkini mengenai isu perempuan dan anak, serta informasi kegiatan pencegahan serta perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak;
  3. Meningkatnya kualitas pemberitaan atau informasi yang ramah serta menghormati hak perempuan dan anak, serta membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta pemenuhan hak-hak anak.
  4. Dengan adanya pemberitaan, semakin banyak masyarakat yang mengetahui layanan-layanan bermanfaat seperti Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), layanan pengaduan kekerasan, atau kegiatan pelatihan dan pendampingan keluarga.
  5. Terwujudnya Kota Semarang sebagai Kota Layak Anak.
Hasil Inovasi

Hasil yang dapat diperoleh dari Inovasi Media Sapa yaitu Menurunnya rasio kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Semarang melalui penyebarluasan media informasi baik cetak maupun elektronik yang edukatif, ramah serta menghormati hak perempuan dan anak.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2023-05-17
Implementasi
2024-08-17