Belum optimalnya Website di Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Semarang.Website hanya beberapa menu fitur, dalam evaluasi penggunaan website terdapat kebutuhan untuk menambahkan Survey Kepuasan Masyarakat, belum adanya fasilitas fitur informasi jadwal pelaksanaan kegiatan pelayanan, belum ada penjadwalan dalam penggunaan ruang rapat khususnya pendopo dan kendaraan secara digital, belum optimalnya data dan informasi terkait kepegawaian.
Berdasarkan hasil diagnosa organisasi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Semarang maka mengangkat isu strategis yaitu belum optimalnya pengelolaan informasi terkait kegiatan layanan dalam Website di Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Semarang melalui Digitalisasi “SMART”. Hal ini sesuai Peraturan Walikota Semarang Nomor 105 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Sistem Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Semarang.
Kelompok Sasaran :
Menu fitur terkait pelayanan secara internal (penjadwalan penggunaan ruang rapat,penggunaan kendaraan), dan layanan eksternal (SKM serta penjadwalan kegiatan layanan) dalam Website Disdalduk KB karena masih manual.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan KB serta memberikan inovasi penataan tata laksana pemerintahan berbasis elektronik atau digitalisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik diperoleh dari data hasil pembahanan fitur SKM (Survei Kepuasan Masyarakat) secara eksternal dan meningkatkan efisiensi efektifitas kinerja pegawai secara internal dengan tertata dan teraturnya antara kegiatan dengan ruang rapat dan pengguanaan kendaraaan operasional.
Manfaat :
Dampak/Benefit Secara Ekonomi
Hasil Inovasi menunjukkan bahwa dengan penggunaan Digitalisasi “SMART” dapat meningkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih efektif, efesien serta adanya permintaan untuk dilanjutkan dan dikembangkan khususnya untuk perpanjangan notifikasi STNK Kendaraan Roda Dua, penambahan menu pengarsipan data digital, menu pendataan aset digital.