Memuat…
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Detail Inovasi OPD

Food Startup Challenge

4 Foto
Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan
Semarang merupakan kota metropolitan yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Sebagai kota besar, tentu banyak aspek yang harus dibangun dalam meraih nilai-nilai kota yang akan dicapai, salah satunya adalah aspek Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE). Melihat dari PDRB Kota Semarang, dapat dilihat bahwa sektor pembentuk yang nantinya akan berpengaruh terhadap angka LPE berada pada 3 sektor, yakni industri, konstruksi, serta perdagangan dan jasa. Selain itu, Kota Semarang yang berbasis kota pariwisata tentu ingin melibatkan seluruh stakeholder yang ada dalam membangun pariwisata Kota Semarang agar semakin maju, dan tentu semakin banyak mendatangkan wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. 

Urgensi dari kota pariwisata sendiri adalah karena dengan pariwisata, diharapkan semua pihak yang ada di Kota Semarang dapat menikmati "porsi" dari hasil transaksi yang dilakukan. Baik dari sisi akomodasi, transportasi, jasa wisata, dan tentunya dari sisi pangan. Pangan sendiri merupakan hal yang krusial, dimana semua orang tidak bisa lepas dari pangan. Terutama di kota pariwisata yang berbasis perdagangan dan jasa ini, keberadaan pangan merupakan hal yang tidak bisa diganggu gugat. 

Maka dari itu, dalam rangka ketahanan pangan, serta meningkatkan nilai ekonomi usaha masyarakat di bidang pangan, Bappeda Kota Semarang melalui Semarang Technopark menyelenggarakan inkubasi pertama berbentuk kompetisi yang berbasis pangan, berjudul Food Startup Challenge. Basis dari inkubasi ini adalah meningkatkan nilai jual produk melalui tahapan-tahapan inkubasi, dimana materi yang diberikan adalah seputar pengembangan bisnis baik dari strategi penjualan, marketing, business model canvas, serta proyeksi keuangan. Narasumber yang diundang juga berasal dari praktisi bisnis yang sudah menjalankan dan membantu banyak bisnis Food & Beverages (FnB) di Indonesia. 

Dasar hukum:
1. Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobongan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang
2. Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 6 Tahun 2021 tentang RPJMD Kota Semarang 2021-2026
Tujuan Inovasi
Tujuan inovasi Food Startup Challange adalah sebagai Kompetisi Wirausaha untuk Menggali Potensi Wirausaha Muda Kota Semarang dan juga wadah perwujudan dan pengembangan Ide Bisnis yang Kreatif di bidang olahan pangan. Alasan dibalik fokusnya inovasi ini terhadap bidang pangan adalah karena Kota Semarang yang merupakan kota pariwisata berbasis industri dan jasa, tentu membutuhkan variasi dari kuliner yang dihadirkan. Maka dari itu, inovasi ini bertujuan untuk menunjang pariwisata kota.
Manfaat Inovasi
Inovasi Food Startup Challange bagi wirausaha dan calon wirausaha diantaranya :
1. Perluasan jaringan dan kesempatan bagi para tenant terpilih untuk mengembangkan bisnis dari segi operasional
2. Penambahan nilai jual produk melalui branding dari kompetisi yang sudah dijalankan
3. Pembenahan dan perbaikan business model dari tenant dalam menjalankan bisnisnya
Hasil Inovasi
Hasil dari inovasi Food Startup Challange bagi wirausaha dan calon wirausaha muda
1. 49 tenant terjaring dalam pelatihan inkubasi
2. 10 tenant mendapatkan juara berdasarkan kategori dan 5 tenant mendapatkan juara favorit
3. Terjalin kerjasama dengan pihak luar mengenai tindak lanjut pelatihan
4. Terjalin kerjasama antara tenant dengan stakeholder yang diundang dalam pitching day
Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2023-11-05
Implementasi
2023-09-04