Pandemi Covid-19 telah mendorong munculnya berbagai macam pelaporan platform digital, terutama di bidang kesehatan. Namun hal ini kemudian menyisakan pekerjaan rumah lain, yaitu banyaknya aplikasi dan platform pelaporan. Hal ini justru membingungkan masyarakat dalam mengakses dan pada akhirnya menjadikan pelaksanaan program kegiatan menjadi tidak efektif efisien. Akhirnya akan menciptakan data yang tidak valid, tidak reliabel dan menciptakan kebijakan yang tepat sasaran.
LEKMINKES hadir sebagai inovasi yang menjawab pekerjaan rumah tersebut. Aplikasi dan platform laporan yang ada di Dinas Kesehatan kemudian diintegrasikan menjadi satu kanal informasi. Sehingga apabila masyarakat dan pemangku kebijakan membutuhkan data informasi kesehatan, cukup melalui LEKMINKES saja. Transparansi data pun terlihat dalam luasnya data yang disajikan, tidak hanya data yang berbasis kesehatan saja, namun juga data yang berbasis manajerial. Saat ini keterbukaan terhadap hasil kerja Instansi Pemerintah memang menjadi hal yang harus di masyarakat. Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana nilai dari kinerja unit pelayanan yang ada.
Intepretasi data yang disajikan tidak hanya bentuk angka saja, namun juga dihadirkan dalam bentuk tabel komparasi, grafik, dan pemetaan wilayah. Tentunya interpretasi data ini bergantung pada data apa yang ingin disajikan. Dengan demikian, penerima informasi akan lebih leluasa dan mudah dalam membaca data yang disajikan.
Dalam mendukung peningkatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), data yang berkualitas sangat dibutuhkan, LEKMINKES yang menyajikan data secara lengkap, realtime, terintegrasi, dan dapat dipertanggunjawabkan menjadi solusi langsung. Indikator – indikator yang menjadi tolok ukur tercatat secara rutin dan lengkap. Analisa, monitoring dan evaluasi terhadap pencapaian indikator dapat dilakukan secara rutin. Sehingga perbaikan terhadap akuntabilitas kinerja dapat langsung dilakukan. Perbaikan akuntabilitas kinerja instansi ini pun tidak lepas dari munculnya kebijakan yang mendorong seluruh elemen yang ada di Dinas Kesehatan untuk mewujudkan Birokrasi yang lebih baik.
Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang meningkat, Indeks Reformasi Birokrasi yang baik, Instansi yang mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dan Indeks Perilaku Anti Korupsi yang tinggi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan layanan. Tentunya dalam mencapai hal tersebut dibutuhkan data yang berkualitas optimal. LEKMINKES menjadi sarana dalam mewujudkan hal tersebut. Dengan adanya tingkat kepercayaan masyarakat yang lebih terhadap layanan Dinas Kesehatan, maka perwujudan kehidupan masyarakat yang berkualitas dapat dicapai. Masyarakat yang sehat akan meningkatkan produktivitas suatu daerah, sehingga secara tidak langsung juga akan menarik para investor untuk menanamkan investasinya di Kota Semarang.
Sebagai upaya untuk terus mengembangkan dan menjamin validitas serta realibilitas data yang ada dalam LEKMINKES, Dinas Kesehatan telah melakukan evaluasi secara internal. Evaluasi internal yang telah dilakukan adalah melalui desk data dengan Puskesmas dan Programer secara berkala dan rutin sebulan sekali. Data yang tidak sesuai dilakukan perbaikan secara langsung. Proses validasi data oleh petugas pun juga dilakukan melalui crosschek data kepada penginput langsung. Monitoring dan Evaluasi terhadap data yang ada tidak hanya dilakukan oleh petugas saja, namun juga dilakukan oleh Kepala Dinas secara langsung, hal ini dilakukan rutin sebulan sekali.