Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting untuk mencapai visi dan misi Kota Semarang. Pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) bagi suatu instansi pemerintahan menjadikan perlunya mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) dengan baik agar dapat meningkatkan produktivitas di lingkungan kerja dan dalam melayani masyarakat.
Kecamatan Tugu harus dapat memiliki produktivitas yang baik untuk dapat memenuhi target yang sudah ditetapkan. Kinerja pegawai yang baik dengan etos kerja yang tinggi akan membantu tugas menjadi lebih ringan, sedangkan bila kinerja pegawai menurun dan buruk maka akan merugikan instansi.
Selama tahun 2023 terjadi fluktuasi di dalam kinerja pegawai yang dibuktikan dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang bisa dilihat pada tabel berikut :
|
No. |
Periode Survei |
Jumlah Responden |
Nilai IKM |
|
|
L |
P |
|||
|
1. |
Januari – Maret 2023 |
49 |
44 |
81,27 |
|
2. |
April – Juni 2023 |
28 |
30 |
82,33 |
|
3. |
Juli – September 2023 |
41 |
39 |
80,92 |
|
4. |
Oktober – Desember 2023 |
48 |
36 |
95,22 |
Dari hasil IKM ( Indeks Kepuasan Masyarakat ) dapat di simpulkan bahwa Triwulan pertama Kecamatan Tugu mendapat nilai 81.27 ( Baik), triwulan II mendapatkan nilai 82.33 (Baik) , Triwulan III mendapatkan nilai 80.92 ( Baik ) dan Triwulan IV nilai 95.22 (Sangat Baik).
Dari Triwulan tersebut mendapatkan hasil yang baik, ada peningkatan survey masyarakat dan berdampak baik oleh Kinerja Pegawai Kecamatan Tugu
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu menuangkannya dalam bentuk risalah dengan judul “Pemilihan Pegawai Teladan”.
Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu dalam menuliskan risalah ini membagi permasalahan menjadi beberapa poin. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut :
Target ditetapkan secara kuantitatif dengan indikator :
Dengan penerapan standar baru ini diharapkan nantinya peningkatan kinerja pegawai bisa dilakukan oleh seluruh pegawai Kecamatan Tugu.
Setelah menerapkan standar yang baru di Kecamatan Tugu selama bulan Mei 2024, maka Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu mengidentifikasi ulang beberapa permasalahan yang muncul yaitu :
Berdasarkan permasalahan di atas, Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu pada risalah selanjutnya sepakat mengusung tema yang sama yaitu Profesionalisme di dalam Peningkatan Penguatan kinerja pegawai Kecamatan Tugu namun menitikberatkan pada pegawai Kecamatan Tugu yang belum menjadi Pegawai Teladan yaitu dengan judul “Meningkatkan Kompetensi Pegawai Kecamatan Tugu”.