Memuat…
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Detail Inovasi OPD

Si Amanah Bergas (Sistem Perencanaan Air Minum dan Sanitasi Semarang Hebat

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

1. Dasar Hukum dari kegiatan ini antara lain sebagai berikut:

  • Undang-Undang  Nomor  25  Tahun  2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
  • Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah
  • Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Standar Pelayanan Minimal
  • Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2016 Tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum

2. Permasalahan

Permasalahan yang dihadapi sekarang adalah ketersediaan data dasar atau data eksisting kondisi pelayanan air minum dan sanitasi di Kota Semarang masih kurang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya, sehingga hal ini berdampak pada hasil perencanaan, kebijakan atau program pemenuhan pelayanan air minum dan sanitasi di Kota Semarang.

3. Isu Strategis

Air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Kinerja pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan (sanitasi) menjadi salah satu prioritas nasional pada saat ini. Salah satunya berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainables Development Goals / SDGs). Air minum dan sanitasi menjadi tujuan global dalam pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang dituangkan dalam Tujuan VI yaitu : “Menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua”

 
Untuk melaksanakan amanah regulasi Pemerintah Kota Semarang berkomitmen melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksaaan peningkatan realisasi APBD untuk penyehatan lingkungan guna membantu mengukur kemajuan pencapaian akses universal air minum aman dan sanitasi layak.

 
Hal lain yang perlu diperhatikan juga dalam mendukung kualitas pelayanan, pada saat ini kemajuan teknologi informasi sudah sangat pesat. Akses internet dapat dilakukan kapan saja, kelebihan internet saat ini juga harus dapat dimanfaatkan untuk mendukung data dan informasi air minum dan sanitasi.

 
Dalam mendukung pengembangan perencanaan pembangunan, pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan sistem air minum dan sanitasi secara komprehensif, kegiatan monitoring kondisi jaringan air minum dan sanitasi yang up-to-date penyajiannya sangat dibutuhkan dalam kerangka penyiapan solusi teknis dari permasalahan minum dan sanitasi yang ada, agar dapat beroperasi secara optimal. Informasi ini dapat menjadi masukan bagi OPD terkait dalam rangka penyusunan rencana dan program. Selain itu, untuk memantau pelaksanaan rencana aksi air minum dan penyehatan lingkungan (sanitasi).

 
Terkait upaya mendukung capaian air minum dan sanitasi atau penyehatan lingkungan seharusnya Pemerintah Kota Semarang untuk segera menyusun sistem perencanaan yang memuat data dan informasi air minum dan sanitasi yang berbasis keruangan/spasial. Sistem tersebut diperlukan sebagai langkah inovatif dalam menyusun database capaian air minum dan sanitasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini. Sistem informasi air minum dan sanitasi nantinya juga akan terintegrasi (masuk) dalam website resmi.

4. Metode Pembaharuan

Kondisi sebelum adanya inovasi ini ketersediaan data dasar atau data eksisting kondisi pelayanan air minum dan sanitasi di Kota Semarang masih kurang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya, sehingga hal ini berdampak pada hasil perencanaan
 

Kondisi setelah adanya inovasi ini

Data capaian akses air minum dan penyehatan lingkungan (Sanitasi) saat ini sudah mencakup 16 Kecamatan dan 177 Kelurahan di Kota Semarang. Sehingga dengan updatenya data tersebut bisa meningkat guna pengambilan kebijakan dan mendorong partisipasi masyarakat

5. Keunggulan dan kebaharuan

  • Tersedianya Sistem Informasi Air Minum dan Sanitasi Kota Semarang yang menampilkan data capaian akses air minum dan penyehatan lingkungan (sanitasi) layak
  • Tersedianya data-data air minum dan sanitasi untuk mengarah pada kelengkapan One Data System Bidang Air Minum dan sanitasi
  • Adanya aplikasi Sistem Informasi Air Minum dan Sanitasi Kota Semarang yang terintegrasi untuk memudahkan kebutuhan data dan pelaksanaan monitoring evaluasi sarana prasarana air minum dan sanitasi serta akses terhadap layanan data dan informasi air minum dan sanitasi
  • Terpenuhinya kecepatan layanan akses data dan informasi air minum dan sanitasi yang berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) semakin meningkat guna pengambilan kebijakan dan mendorong partisipasi masyarakat

6. Tahapan Inovasi atau Penggunaan Produk

Tampilan ini merupakan formulir online yang diisi oleh responden (Ketua RT) yang ada di Kota Semarang

  • Halaman Login

Halaman login ini dapat diakses pada www.siamanah.semarangkota.go.id/login_user. Responden            menggunakan NIK dan data tempat tinggal untuk melakukan login. Setiap NIK hanya dapat digunakan untuk login pada 1 data tempat tinggal.

  • Halaman Beranda

Apabila login berhasil, responden akan masuk pada halaman beranda. Pada halaman ini, terdapat beberapa menu, yaitu : Menu Kuesioner Individu, Menu Kuesioner Komunal, Menu Help Desk, dan Menu Panduan Isi Angket

  • Menu Kuesioner Individu

Pada menu ini, berisi pertanyaan-pertanyaan kuesioner yang harus diisi oleh responden. Kuesioner ini digunakan untuk menghimpun data kondisi eksisting penyediaan air minum dan sanitasi mayarakat Kota Semarang di lingkup rumah tangga.
Terdapat beberapa kategori data, yaitu Identitas Responden, Kondisi Ekonomi, Kondisi Kondisi Ketersediaan Air Bersih, Kondisi Pembuangan Air Limbah Domestik, dan Kondisi Ketersediaan Sarana Persampahan

  • ​​​​​​​Menu Kuesioner Komunal

Pada menu ini, berisi pertanyaan-pertanyaan kuesioner yang digunakan untuk menghimpun data kondisi penyediaan air minum dan sanitasi mayarakat Kota Semarang di lingkup lingkungan RT. Terdapat kategori data, yaitu  Kondisi Sarana dan Prasarana AirBersih Bersama, Kondisi Sarana dan Prasarana Air Limbah Domestik Bersama, dan Kondisi Sarana Persampahan

  • ​​​​​​​Menu Help Desk

Menu ini digunakan oleh responden ketika kesulitan/bingung dalam pengisian angket. Responden cukup mengisi nama, no. WA (WhatsApp), dan permasalahan/pertanyaan yang ingin ditanyakan. Maka, admin akan menghubungi responden melalui No. WA yang dicantumkan

  • ​​​​​​​Menu Panduan Isi Angket

Menu ini berisi petunjuk pengisian angket

     

Tujuan Inovasi

Menjadi salah satu upaya dan bentuk kewajiban Pemerintah Kota Semarang dalam memenuhi pelayanan dasar bagi warganya dalam sektor air minum dan sanitasi layak .Tujuan dari kegaitan ini adalah mengembangkan Sistem Informasi Air Minum dan Sanitasi (SIAMANAH) Kota Semarang untuk menghasilkan baseline data dan hasil analisis mengenai ketersediaan pelayanan air minum dan sanitasi di Kota Semarang yang dapat dijadikan modal atau dasar dalam perumusan kebijakan

Manfaat Inovasi

Sistem tersebut diperlukan sebagai langkah inovatif dalam menyusun database capaian air minum dan sanitasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini. Sistem informasi air minum dan sanitasi ini dapat melihat kondisi eksisting penyediaan air minum mayarakat Kota Semarang, kondisi eksisting penyediaan sanitasi masyarakat Kota Semarang, akses penyediaan air minum dan sanitasi masyarakat Kota Semarang

Hasil Inovasi

Tersedianya Sistem Informasi Air Minum dan Sanitasi Kota Semarang yang menampilkan data capaian akses air minum dan penyehatan lingkungan (sanitasi) layak Mulai tersedianya data-data air minum dan sanitasi untuk mengarah pada kelengkapan One Data System Bidang Air MInum dan sanitasi Adanya aplikasi Sistem Informasi Air Minum dan Sanitasi Kota Semarang yang terintegrasi untuk memudahkan kebutuhan data dan pelaksanaan monitoring evaluasi sarana prasarana air minum dan sanitasi serta akses terhadap layanan data dan informasi air minum dan sanitasi Terpenuhinya kecepatan layanan akses data dan informasi air minum dan sanitasi yang berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) semakin meningkat guna pengambilan kebijakan dan mendorong partisipasi masyarakat

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2020-03-17
Implementasi
2020-04-16