Dasar hukum yang melandasi perancangan Smart Growth Village di Desa Bumi Harapan antara lain :
Permasalah yang ada pada lokasi eksisting dilihat secara makro pada Lokasi Ibu Kota Negara dan secara mikro pada lokasi perancangan Desa Bumi Harapan. Permasalahan dikaitkan dengan konsep Smart Growth Village antara lain:
Permasalahan yang ada sangat berkaitan denganrawan bencana dikarenakan berbagai hal di bawah ini :
Permasalahan yang ada sangat berkaitan dengan pengaturan dan keberlanjutan lingkungan alam dimana pertumbuhan yang tidak terencana dapat menyebabkan perluasan wilayah urban (urban sprawl) yang mengurangi ruang terbuka hijau dan habitat alami. Hal ini berdampak negatif terhadap ekosistem lokal dan menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati.
Permasalahan yang ada sangat berkaitan dengan gentrifikasi adalah proses perubahan kawasan perkotaan yang biasanya melibatkan pergeseran demografis, sosial, dan ekonomi, sering kali ditandai dengan masuknya penduduk dari kelas sosial atau ekonomi yang lebih tinggi ke dalam area yang sebelumnya dihuni oleh penduduk yang kurang beruntung. Proses ini dapat menghasilkan beberapa masalah, antara lain:
C. ISU STRATEGIS
Permasalah yang harus mendapatkan perhatian atau prioritas dalam perancangan Smart Growth Village adalah :
1.Kependudukan, Sosial, dan Budaya
Berdasarkan kondisi eksisting desa Bumi Harapan merupakan kawasan transmigran sehingga Sebagian besar masyarakat bukan penduduk asli Kalimantan. Secara keseluruhan wilayah perencanaan didominasi oleh masyarakat pendatang khususnya Suku Jawa, Suku Banjar, dan Suku Bugis. Potensi yang terdapat dalam wilayah perencanaan terciptanya lapangan lapangan kerja baru sebagai respon dari adanya pembangunan IKN tentunya. Masalah sosial dan kependudukan di wilayah perencanaan adanya perpindahan penduduk dengan skala besar yang mengakibatkan cepatnya pertumbuhan wilayah perkotaan dan terjadinya gentrifikasi, asimilasi budaya.
2. Kondisi Fisik dan Lingkungan
Permasalahan lingkungan di wilayah perencanaan yaitu kondisi tanah hapludults yang tidak mudah dalam menyerap air ke tanah, ditambah dengan curah hujan yang tinggi serta drainase yang tidak bekerja secara optimal mengakibatkan wilayah Desa Bumi Harapan rentan terhadap bencana banjir limpasan.
3.Ekonomi Kawasan
Mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Bumi Harapan dalam sektor pertanian dan perkebunan. Potensi yang terdapat dalam Wilayah perencanaan adalah proyeksi pertumbuhan kawasan dengan adanya Pusat pemerintahan di KIKN pusat sehingga akan terjadi peningkatan taraf hidup masyarakat. Dengan adanya pemindahan ibu kota akan berpotensi menyebabkan desa Bumi Harapan akan bergantung pada ekonomi IKN, selain itu dapat mengubah karakteristik struktur ekonomi desa yang semula pertanian menjadi sektor jasa atau industri terkait. Serta peningkatan biaya hidup karena adanya lonjakan harga properti, makanan, dan kebutuhan lainnya.
4.Sarana dan Prasarana (Infrastruktur)
Kawasan Desa Bumi Harapan memiliki letak yang strategis dan menjadi bagian penyangga kawasan inti pusat pemerintahan menjadikan wilayah tersebut terdapat infrastruktur pelabuhan Sungai Sepaku yang terletak di timur Desa Bumi Harapan. kedudukan Desa Bumi harapan merupakan jalur perlintasan jalan provinsi yang menghubungkan Kota Samarinda dan Pusat IKN. Sungai sepaku sebagai salah satu sumber air baku di Desa Bumi Harapan, tetapi belum terdapat infrastruktur IPAL. penggunaan sungai sebagai air baku tanpa pengelolaan yang memadai dapat mengakibatkan penurunan kualitas air
Tujuan perancangan Smart Growth Village di Kawasan Desa Bumi Harapan dikaitkan dengan rencana pembanggunan IKN yaitu untuk menciptakan sistem pusat yang terintegrasi dan mencegah pembangunan yang tersebar dan disparitas regional antar daerah serta menjadi pembangkit perekonomian pada kawasan dan sekitarnya.
Perancangan Kawasan Desa Bumi Harapan memberikan berbagai manfaat, seperti peningkatan ekonomi lokal melalui pusat perdagangan dan jasa yang mendukung IKN, serta pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan dengan konsep smart growth. Desa ini akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik dengan infrastruktur yang teratur, udara dan air bersih, serta aksesibilitas yang nyaman. Lokasinya yang strategis dekat dengan KIPP IKN memungkinkan keterhubungan yang baik antara kawasan pedesaan dan perkotaan. Selain itu, perancangan ini juga mencegah disparitas regional dan mendukung IKN sebagai kota masa depan yang terintegrasi dan modern.
Secara terperinci manfaat dari perancangan adalah :
Desain perancangan dan manajemen pembangunan Smart Growth Village di Kawasan Desa Bumi Harapan