Dasar Hukum
Permasalahan
Kota Semarang sebagai salah satu kota besar dan merupakan simpul ekonomi Pulau Jawa juga sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah serta pusat pertumbuhan ekonomi di daerah sekitar kota Semarang (Kendal, Demak, Ungaran, Purwodadi). Kegiatan maupun aktifitas yang semakin meningkat mengakibatkan volume timbulan sampah yang dihasilkan juga semakin meningkat, menjadikan persoalan yang berdampak terhadap lingkungan hidup. Jumlah penduduk kota Semarang yang relatif besar dengan kepadatan tinggi maka diperlukan adanya penanggulangan yang baik khusunya masalah sampah. Peningkatan jumlah sampah yang masuk ke TPA tanpa diikuti dengan perbaikan dan peningkatan sarana prasarana pengelolaan sampah yang memadai akan mengakibatkan permasalahan sampah menjadi semakin kompleks yang berakibat pada penumpukan sampah di TPA. Timbulan sampah yang dihasilkan Kota Semarang mencapai 1200 ton/hari, ditambah lahan TPA yang sudah overload atau keterbatasan lahan sehingga diperlukan solusi yang tepat guna untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Beberapa solusi untuk mengatasi banyaknya sampah yang masuk ke TPA sudah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup kota Semarang. Tapi, jika kegiatan untuk mengurangi timbulan sampah hanya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup sendiri maka tidak akan memiliki dampak signifikan dalam mengurangi timbulan sampah yang ada di kota Semarang. Harus ada peran aktif seluruh masyarakat yang mendukung, agar kegiatan yang dilakukan Dinas LIngkungan Hidup dapat mengurangi timbulan sampah yang ada.
Isu Strategis
Dari permasalahan di atas, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang menginisiasi Program Edukasi Pelajar : Wisata Cinta Lingkungan atau disingkat WISCILIK. Program edukasi ini adalah salah satu cara untuk mensosialisasikan kegiatan-kegiatan di Dinas Lingkungan Hidup kepada msyarakat luas dalam upaya mengurangi jumlah timbulan sampah yang ada di kota Semarang. Selain Menyampaikan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pengurangan jumlah sampah, dalam Program WISCILIK ini pelajar akan dilibatkan langsung dalam kegiatan tersebut sehingga dapat terasa lebih berkesan bagi para pelajar. Alasan mengapa sasaran yang dipilih untuk program edukasi ini adalah pelajar karena pelajar adalah generasi penerus dimasa mendatang. Dengan memperkenalkan cinta lingkungan sejak dini, diharapkan dapat lebih mengakar di hati para pelajar tersebut.
Program edukasi Wisata Cinta Lingkungan tersebut terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasikan cara-cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang selama ini terus bertambah kepada pelajar sebagai generasi penerus di masa depan. Bentuk kegiatannya mulai dari sosialisasi, melihat proses secara langsung, hingga dilibatkan langsung dalam kegiatan.
Metode Pembaharuan
Inovasi program edukasi “WISCILIK” yaitu kegiatan wisata edukasi yang ada di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang yang bertujuan untuk memberikan edukasi cinta linkungan kepada pelajar dengan berupa pemberian materi dan praktek langsung beberapa cara pengelolaan sampah dan penanaman pohon sebagai bentuk cinta kepada Lingkungan yang ada di sekitar kita.
Keunggulan dan Pembaharuan
Tahapan Inovasi
Adapun tahapan tersebut adalah sebagai berikut :
|
No. |
Tahapan |
Jadwal |
|
1. |
Proposal Kegiatan |
Februari 2024 |
|
2. |
Sosialisasi ke sekolah-sekolah |
Maret 2024 |
| 3. |
Ujicoba |
April 2024 |
|
4. |
Launching |
Juli 2024 |
Program edukasi ini dikembangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup sebagai kegiatan wisata outingclass bagi pelajar (TK/SD/SMP) yang mau berkunjung ke kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. Kegiatan ini berisi beberapa jenis kegiatan yang dapat mengajarkan cinta lingkungan bagi para pelajar dan dapat langsung dirasakan oleh pelajar. Karena dalam kegiatan ini siswa dilibatkan secara aktif dalam beberapa kegiatan, tidak hanya penyampaian materi saja yang dapat membuat pelajar/siswa merasa bosan. Beberapa kegiatan yang menjadi rangkaian kegiatan Wisata edukasi ini yaitu :
Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah :
Wisata edukasi bertujuan untuk memperkenalkan Dinas Lingkungan Hidup kota Semarang dan kegiatan-kegiatan yang ada di dalam DLH kepada masyarakat khususnya pelajar. Selain itu, juga dapat mengajarkan dan melatih anak sejak dini untuk mengelola sampah dan mencintai lingkungan, sehingga dapat menjadi generasi muda yang cinta lingkungan.
Manfaat Inovasi
Manfaat Kegiatan ini bagi :
Dinas Lingkungan Hidup
Pelajar (masyarakat)
Hasil dari Program WISCILIK (Wisatan Cinta Lingkungan) ini adalah Mendidik generasi muda untuk cinta lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah yang ada dengan melakukan pengolahan sampah. Diharapkan di masa depan para generasi ini bisa menemukan cara pengolahan sampah yang lebih baik dari yang sudah ada sekarang.