Memuat…
PUSKESMAS PONCOL
Detail Inovasi OPD

DIVA SEMARANG

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

Berdasarkan PMK (Peraturan Menteri Kesehatan) terkait skrining kanker serviks di Indonesia, terutama merujuk pada PMK No. 34 Tahun 2015 dan perubahannya melalui PMK No. 29 Tahun 2017, yang mengatur tentang penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks). Kanker leher rahim dapat dicegah dan diobati sehingga kasusnya dapat dieliminasi dari suatu populasi. Meskipun banyak upaya pencegahan yang tersedia saat ini, di tahun 2020 terdapat lebih dari 600.000 kasus kanker leher rahim baru dan diperkirakan terjadi lebih dari 340.000 kematian secara global. Di Indonesia, kanker leher rahim merupakan penyakit kanker kedua terbanyak pada perempuan, dengan 70% diantaranya didiagnosis pada stadium lanjut – dimana tatalaksana yang kurang efektif – sehingga, 50% perempuan yang didiagnosis menderita kanker leher rahim meninggal. Dalam rangka mengurangi angka kejadian dan kematian akibat kanker leher rahim di Indonesia,

Inovasi DIVA SEMARANG mendukung Tujuan SDG’s ketiga yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Target 3.3 dalam tujuan SDG’s ketiga yaitu : Mengurangi angka kematian akibat penyakit tidak menular yang salahsatunya kanker payudara dan kanker leher Rahim. Inovasi DIVA SEMARANG mendukung Asta Cita yang ke empat yaitu : Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Inovasi DIVA SEMARANG juga berdampak dan selaras  dalam mendukung pencapaian Program Prioritas Presiden yang ke tujuh yaitu Pelayanan Kesehatan untuk semua dan program prioritas poin 2 yaitu pemeriksaan kesehatan gratis wanita usia subur sehingga dapat meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas pada 2045.

Berdasarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 80 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kota Semarang salah satu jenis pelayanan adalah pelayanan kesehatan pada usia produktif dengan skrining kesehatan SADANIS dan IVA untuk mendeteksi penyakit tidak menular kanker leher rahim dan kanker payudara.

Bentuk kebaruan dari inovasi DIVA SEMARANG adalah penggunaan aplikasi barcode link RASA MANIS di Poncol, Konsul telemedician TeledoIVA ke  SP.OG Sub Spesialis Onkologi dan kolaborasi Lintas Sektor, pihak swasta, LAPAS, LSM FKPB, Dharma Wanita Persatuan , instansi perguruan tinggi dan masyarakat untuk saling mendukung semua WUS melakukan IVA SADANIS dengan sasaran lebih luas serta waktu kegiatan lebih fleksibel. Inovasi DIVA SEMARANG diimplementasikan melalui kegiatan meliputi pelayanan dalam gedung RASA MANIS di Poncol (Rabu Sabtu Mampir IVA SADANIS di Poncol), IVA SADANIS Mobile, sosialisasi dan edukasi ke Masyarakat dan lintas sektor, koordinasi dan penggalangan komitmen lntas sektor, swasta, PT, PKK,Kader, Dharma Wanita, dan Lapas. Program Deteksi Kanker Leher Rahim Payudara di Puskesmas Poncol berhasil melalui inovasi DIVA SEMARANG dibuktikan dengan meningkatnya pencapaian IVA SADANIS tahun 2022 periode Juni s/d Desember sebesar 318 dengan persentase 197 ?ri sasaran 161 WUS. Tahun 2023 sebesar 535 dengan persentase pencapaian 190 ?ri sasaran tahunan 281 WUS.

DIVA SEMARANG sangat tepat digunakan untuk menjawab persoalan dan menjadi solusi percepatan tercapainya target penanggulangan kanker leher rahim dan kanker payudara yang sangat mungkin untuk direplikasi. Terbukti Puskesmas Miroto Kota Semarang melakukan replikasi terhadap inovasi DIVA SEMARANG. Sumber daya yang mendukung berjalannya inovasi DIVA SEMARANG yaitu: sumber daya keuangan, sumber daya manusia, metode dan Peralatan atau material. Dalam rangka untuk menjamin keberlanjutan inovasi DIVA SEMARANG dilaksanakan strategi institusional, manajerial dan sosial.

Tahapan inovasi di awali dengan penggalangan komitmen, koordinasi dan kolaborasi di Puskesmas yang tergabung dalam Tim IVA SADANIS; Penggalangan komitmen lintas sektor (pkk kelurahan, kecamatan), pihak swasta(Cito Indrapasta dan IBL Imam Bonjol) Lembaga Pemasyarakatan Perempuan, LSM FKPB, Dharma Wanita Persatuan Dinas Perindustrian Kota Semarang, instansi perguruan tinggi (UNISSULA) dan masyarakat oleh Puskesmas Poncol; Koordinasi dan Kolaborasi dengan Kelurahan, Dharma Wanita, instansi/Lembaga pemerintahan serta Lembaga Pemasyarakatan Perempuan; Koordinasi dan kolaborasi data dengan laboratorium Cito Indrapasta dan IBL Imam Bonjol terkait: laporan wanita usia subur yang melakukan deteksi kanker servik dan kanker payudara dengan papsmear dan rujukan papsmear jika pemeriksaan IVA Test sambungan skuamosa kolumnar tidak tampak; RASA MANIS di Poncol merupakan akronim dari Rabu Sabtu Mampir ivA sadaNIS di Poncol, tersedianya jadwal pelayanan dan konseling khusus deteksi IVA dan SADANIS dengan sistem pendaftaran online menggunakan barcode atau link pendaftaran. Kegiatan inovasi terakhir adalah Pemeriksaan IVA SADANIS Mobile, tersedianya layanan pemeriksaan IVA SADANIS diluar Puskesmas, kegiatan dilaksanakan secara Mobile ke instansi/ lembaga dan kelurahan wilayah kerja Puskesmas sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Tujuan Inovasi

Inovasi ini bertujuan untuk 1) meningkatkan capaian deteksi dini kanker leher Rahim dan kanker payudara dengan IVA SADANIS pada Wanita usia subur (WUS) usia 30-50 tahun di Kota Semarang sehingga tercapai 40 % target Rencana Strategis Kota Semarang terkait pelayanan IVA dan SADANIS dengan sasaran 24.461 wanita usia subur pada tahun 2024; 2) meningkatkan jumlah penemuan IVA SADANIS positif; 3) peningkatan jumlah IVA SADANIS Positif yang ditindak lanjuti; 4) peningkatan jumlah konsultasi TeleDoIVA ke SpOG; 5) peningkatan edukasi kanker leher Rahim dan kanker payudara. Inovasi DIVA SEMARANG memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada pencapaian program penanggulangan kanker leher rahim dan kanker payudara dengan indikator capaian IVA SADANIS UPTD Puskesmas Poncol Kota Semarang. Pencapaian IVA SADANIS tahun 2021 sebanyak 26 WUS, pencapaian tahun 2022 periode Januari s/d Mei 32 WUS dengan persentase 27,8 ?ri sasaran bulan berjalan 115 WUS. Seteleh inovasi DIVA SEMARANG dilaksanakan, pencapaian IVA SADANIS tahun 2022 periode Juni s/d Desember sebesar 318 WUS dengan persentase 197 darri sasaran bulan berjalan 161 WUS. Tahun 2023 sebesar 535 WUS dengan persentase pencapaian 190 ?ri sasaran tahunan 281 WUS sangat ditentukan oleh adanya intervensi dari inovasi DIVA SEMARANG.

Manfaat Inovasi

Manfaat yang sangat luas di bidang Kesehatan. Wanita usia subur dapat dengan dini mendeteksi kanker leher Rahim dan kanker payudara sehingga penyakit yang di derita lebih cepat tertangani dan tingkat kesembuhan menjadi lebih tinggi. Dengan demikian angka harapan hidup di Kota Semarang meningkat dari 77,23 tahun 2018 menjadi 77,70 tahun 2024.

Hasil Inovasi

Pencapaian Deteksi Dini CA MAMMAE dan CA Serviks berhasil melalui inovasi DIVA SEMARANG dibuktikan dengan meningkatnya jumlah Perempuan yang mengikuti deteksi dini IVA SADANIS (capaian Tahun 2020: 26 wus, 2021: 0,  dan capaian di Tahun 2023  190 %). Hal ini setara dengan strategi global untuk eliminasi kanker leher Rahim tahun 2030 yaitu 70 % perempuan dideteksi dini menggunakan tes performa tinggi pada usia 35 tahun dan 45 tahun. Jumlah IVA positif dan ditindaklanjuti meningkat dari tahun 2020 sebanyak 2 WUS meningkat pada tahun 2023 sebanyak 15 wanita usia subur. Jumlah Wanita usia subur yang ditemukan benjolan payudara ada tahun 2020 sebanyak 0 wus dan meningkat pada tahun 2023 sebanyak 7 wanita usia subur. Konsultasi telemedician TeledoIVA ke SpOG, sub spesialis Onkologi yang awalnya 0 meningkat menjadi 20 pada tahun 2023. Penggunaan barcode/link edukasi dan pendaftaran kanker leher Rahim, kanker payudara, IVA SADANIS mengalami perubahan dari tahun 2020 yang belum ada, menjadi 70 wanita usia subur pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 110 pengisian pada tahun 2023.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2022-06-01
Implementasi
2022-10-01