Memuat…
DINAS TENAGA KERJA
Detail Inovasi OPD

Anjungan Tenaga Kerja Mandiri (ATM) Pencari Kerja Kota Semarang

6 Foto
Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

DASAR HUKUM
Anjungan Tenaga Kerja Mandiri (ATM) Pencari Kerja Kota Semarang dilaksanakan berdasarkan Perwal No 20 Tahun 2021 tentang Aplikasi Sistem Informasi Pasar Kerja Terbuka dan Terpadu (APIK KERJAKU) dan SK Nomor 560/1926/VIII/2022 tentang SK Pembentukan Tim IT Pengembangan Inovasi ATM bagi Pencari Kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang Tahun 2022.

MASALAH
Inovasi ini dilakukan karena berdasarkan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang Periode Januari – Juni 2022 menunjukkan bahwa 66,80% masyarakat menilai bahwa pelayanan di Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang masih kurang cepat, bahkan masih terdapat 31,60% yang menilai bahwa pelayanan di Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang tidak cepat.

ISU STRATEGIS
Inovasi ini juga dilakukan karena berdasarkan fakta di lapangan dapat diketahui bahwa antrian pelayanan yang panjang juga sering terjadi saat pelayanan dilaksanakan di Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Oleh sebab itu, hal ini tentu dapat membahayakan pencapaian salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang Tahun 2021-2026 yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka.

METODE
Berdasarkan isu ini kemudian ditarik beberapa rootcauses yang mungkin menyebabkan terjadinya isu-isu di atas. Melalui analisis 4M diketahui bahwa masalah tersebut timbul karena belum adanya perangkat yang dapat mempercepat proses pelayanan dan belum adanya sistem untuk mengurangi jumlah antrian pelayanan.

PEMBAHARUAN
Atas adanya masalah dan isu strategis yang ada di atas, kemudian muncul sebuah ide baru untuk mengembangkan ATM Pencari Kerja Kota Semarang. ATM Pencari Kerja ini digunakan dengan cara mengoperasikan komputer yang tersedia pada ruang pelayanan secara mandiri dan masyarakat dapat memperoleh output yang diinginkan melalui komputer tersebut. Inovasi ini juga sebagai langkah konkret untuk mempercepat pelayanan dan mengurai antrian pelayanan di Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang.

TAHAPAN INOVASI
Inovasi juga selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Pada mulanya inovasi ini diperuntukkan hanya bagi pencari kerja yaitu untuk memperoleh kartu kuning atau kartu AK-1 secara mandiri. Akan tetapi, setelah monitoring dan evaluasi dilakukan, terdapat beberapa penambahan fitur seperti fitur untuk mendaftar pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja Kota Semarang secara mandiri, mendaftar pekerjaan secara mandiri, hingga melihat frequently asked question secara mandiri. Inovasi pembuatan ATM bagi pencari kerja ini juga dilakukan agar dampak negatif yang mungkin terjadi atas adanya pelayanan yang lambat dapat diminimalisir dengan baik.Dampak jika isu ini tidak segera diselesaikan adalah menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas pemerintah dalam memenuhi setiap kebutuhan masyarakat. Hal ini dikarenakan masyarakat pasti memiliki kesibukan lain yang harus dilakukan. Belum lagi apabila masyarakat datang saat jam kerja telah berakhir, sehingga menyebabkan masyarakat tersebut untuk datang keesokan harinya dan mengorbankan waktu untuk datang kembali keesokan harinya, sehingga otomatis biaya yang dikeluarkan menjadi dua kali lipat. Saat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah menurun tentu secara tidak langsung akan dijumpai pula masyarakat yang tidak mau membayar pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara tepat waktu, sehingga mampu menyebabkan pembangunan di Kota Semarang menjadi terhambat dan secara jangka panjang dapat merusak harmonisasi antara masyarakat dengan Pemerintah. Dampak lain yang terjadi saat isu tidak segera diselesaikan adalah masyarakat akan semakin susah dan lama untuk memperoleh pekerjaan. Dengan semakin susahnya masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, maka hal ini juga dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan ekonomi masyarakat, sehingga dapat menyebabkan aktivitas perekonomian di Kota Semarang menjadi tidak berjalan dan tentu pajak-pajak lainnya seperti Pajak Hiburan, serta Pajak Makanan dan Minuman menjadi terhambat dan tentu Pendapatan Asli Daerah atau PAD akan menurun, sehingga dapat menyebabkan buruknya kualitas pembangunan di Kota Semarang.

KEUNGGULAN
Setelah inovasi ini dibuat, dapat diketahui bahwa antrian pelayanan dapat menurun dan diharapkan IKU RPJMD Kota Semarang Tahun 2021-2026 dapat tercapai dengan baik. Selain itu, inovasi ini diyakini pula mampu turut berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian Visi Walikota Semarang Periode 2021-2026 yaitu Terwujudnya Kota Semarang yang Semakin Hebat berlandaskan Pancasila dalam Bingkai NKRI yang Ber-Bhinneka Tunggal Ika dengan Misi yang pertama yaitu Meningkatkan Kualitas dan Kapasitas Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Produktif untuk Mencapai Kesejahteraan dan Keadilan Sosial. Selanjutnya, semua kegiatan yang telah dilaksanakan ini mampu mendukung pencapaian tujuan Pemerintah Kota Semarang yaitu meningkatnya kualitas dan kapasitas SDM serta mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

KEBAHARUAN
Inovasi ini merupakan hal baru yang belum ada sebelumnya di Disnaker Kota Semarang dan sebelumnya Disnaker Kota Semarang hanya mengandalkan layanan secara tatap muka. Pada awalnya ATM ini hanya digunakan di ruang pelayanan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Akan tetapi, seiring dengan keunggulannya dalam melayani masyarakat, ATM saat ini juga digunakan untuk melayani masyarakat secara mobile di kelurahan-kelurahan dan juga diikutsertakan saat jadwal roadshow Wali Kota Semarang dalam menyapa masyarakat di berbagai kecamatan yang ada di Kota Semarang

Tujuan Inovasi

Tujuan dari inovasi ini adalah mempercepat pelayanan dan menurunkan antrian pelayanan di Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang dan secara tidak langsung bertujuan untuk menjaga nama baik dari Pemerintah Kota Semarang dalam memberikan layanan administrasi ketenagakerjaan kepada masyarakat.
 

Manfaat Inovasi

Bagi Pemerintah
Meningkatkan kredibilitas pemerintah dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan nilai Survei Kepuasan Masyarakat, terutama penilaian untuk Pemerintah Kota Semarang.
 
Bagi Masyarakat
Masyarakat mampu memperoleh pelayanan dengan cepat dan tepat secara mandiri tanpa harus bertemu petugas.
 

Hasil Inovasi

Telah dibuat ATM Pencari Kerja Kota Semarang dengan menggunakan perangkat lunak komputer yang berbasis touchscreen sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh layanan secara mandiri. Melalui ATM tersebut, masyarakat mampu membuat Kartu Pencari Kerja (AK-1) secara mandiri, mendaftar pekerjaan secara mandiri, serta mampu mendaftar pelatihan kerja secara mandiri. Melalui ATM tersebut pula, masyarakat juga mampu mengetahui informasi frequently asked questions yang sering dilontarkan masyarakat kepada petugas pelayanan. Dengan demikian diharapkan masyarakat mampu memperoleh layanan dengan lebih cepat tanpa bertemu dengan petugas dan mempersingkat antrian pelayanan di jalur reguler.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2022-08-01
Implementasi
2022-09-01