Dasar hukum : inovasi GEMPITA menjamin pelaksanaannya di Kota Semarang , berdasarkan landasaian regulasi sebagai Berikut :
1. Peraturan Wali Kota Semarang No 66 Tahun 2023 tentang Gerakan Masyarakat Hidup sehat.
2. Peraturan Menteri Kesehatan No 5 Tahun 2017
3. SK Kepala Puskesmas tentang Tim Pelaksana Kegiatan Inovasi Puskesmas Pegandan
Permasalahan : Kurang optimalnya sektor Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Puskesmas Pegandan dalam menangani Penyakit Tidak Menular (PTM) bertujuan untuk terus menerus agar diperoleh masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat. Kasus Penyakit Tidak Menular di wilayah kerja Puskesmas Pegandan yaitu Kecamatan Gajahmungkur, tiap tahunnya semakin meningkat. Data ini diperoleh sejak tahun 2018 sampai dengan 2023 meliputi penyakit : Hipertensi dan Diabetes, berikut data Penyakit Tidak Menular di wilayah Gajahmungkur .
</>
<>>
<><>> : >
<><>>< />
>
< cellspacing xss=removed>
No
Uraian
Sebelum
Sesudah
1.
SOP dan tatalaksana Penanganan PTM
Belum ada
Ada dan mudah diterapkan
2.
Posbindu PTM
2017 baru 1 terbentuk dan tidak ada kader, yang bertugas hanya dari puskesmas pegandan
2019 terbentuk 6 posbindu ptm, 2022 sudah terbentuk 18 posbindu ptm di tiap kelurahan, tiap RW juga ada, bahkan ada di instansi perkantoran hingga sekolah dan perguruan tinggi
Keunggulan dan Kebaharuan :
Bentuk kebaruan dari inovasi GEMPITA terkait dengan bergerak bersama (lintas program dan lintas sektor). Inovasi ini bertumpu peran masyarakat serta sinergitas seluruh lintas sektor. Peran masyarakat menjadi kunci GEMPITA, dengan melakukan pemberdayaan meliputi tahap berikut:
Adapaun Kebaharuan Inovasi dilakukan setiap tahun berdasarkan hasil monitoring dan evaluas. Inovasi GEMPITA ini selain di wilayah Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, dapat di adaptabilitas untuk wilayah lain, tinggal bagaimana cara bekerjasama dengan baik dengan Lintas Sektoral baik Pemangku wilayah ataupun kaderisasinya.
Inovasi GEMPITA memiliki keunggulan sebagai hasil kreativitas dari Programer PTM Puskesmas Pegandan untuk menjangkau pelayanan deteksi sini penyakit tidak menular di masyarakat. Inovasi ini menjadi standar pelayan di UKP khususnya bagi penderita penyakit tidak menular dan memberdayakan masyarakat untuk menjadi kader Posbindu PTM
Tahapan Inovasi:
Kegiatan ini adalah kegiatan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular yang melibatkan Puskesmas Pegandan dan peran serta masyarakat Kecamatan Gajahmungkur, berikut tahapan kegiatannya :
Rincian Kegiatan:
MANFAAT INOVASI
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan inovasi GEMPITA dibuktikan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk mau menjadi kader kesehatan khususnya penanganan melawan penyakit tidak menular di wilayah Kecamatan Gajahmungkur.
Inovasi GEMPITA telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada pencapaian TPB sebagai berikut:
|
Tujuan 1 |
: |
Menekan angka kesakitan Penyakit Tidak Menular menuju komplikasi dan meningkatkan pelayanan deteksi dini PTM di masyarakat usia produktif. |
|
|
|
|
Hasil evaluasi memberikan rekomendasi perbaikan dan penyempurnaan secara berkelanjutan, yang telah disikapi langsung.
Setelah dilaksanakan, inovasi GEMPITA telah memberikan dampak positif untuk pelaksanaan deteksi penyatkit tidak menular, antara lain ditunjukkan dengan kondisi sebelum (before) and sesudah (after) berbasis indikator kinerja sebagai berikut:
|
No |
Uraian |
Sebelum |
Sesudah |
|
1. |
SOP dan tatalaksana Penanganan PTM |
Belum ada |
Ada dan mudah diterapkan |
|
2. |
Posbindu PTM |
2017 baru 1 terbentuk dan tidak ada kader, yang bertugas hanya dari puskesmas pegandan |
2019 terbentuk 6 posbindu ptm, 2022 sudah terbentuk 18 posbindu ptm di tiap kelurahan, tiap RW juga ada, bahkan ada di instansi perkantoran hingga sekolah dan perguruan tinggi |
Inovasi ini bertujuan untuk mempercepat upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular di wilayah Kecamatan Gajahmungkur dengan meningkatkan deteksi dini penyakit tidak menular untuk masyarakat usia produktif maupun lansia.
A.Tujuan Umum
Meningkatkan kualitas pelayanan di dalam Puskesmas Pegandan dan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan faktor dini resiko PTM ( Penyakit Tidak Menular ) yang mengutamakan aspek promotif dan preventif
B. Tujuan Khusus
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan inovasi GEMPITA dibuktikan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk mau menjadi kader kesehatan khususnya penanganan melawan penyakit tidak menular di wilayah Kecamatan Gajahmungkur.
Inovasi GEMPITA telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada pencapaian TPB sebagai berikut:
|
Tujuan 1 |
: |
Menekan angka kesakitan Penyakit Tidak Menular menuju komplikasi dan meningkatkan pelayanan deteksi dini PTM di masyarakat usia produktif. |
Hasil evaluasi memberikan rekomendasi perbaikan dan penyempurnaan secara berkelanjutan, yang telah disikapi langsung.
Setelah dilaksanakan, inovasi GEMPITA telah memberikan dampak positif untuk pelaksanaan deteksi penyatkit tidak menular, antara lain ditunjukkan dengan kondisi sebelum (before) and sesudah (after) berbasis indikator kinerja sebagai berikut:
|
No |
Uraian |
Sebelum |
Sesudah |
|
1. |
SOP dan tatalaksana Penanganan PTM |
Belum ada |
Ada dan mudah diterapkan |
|
2. |
Posbindu PTM |
2017 baru 1 terbentuk dan tidak ada kader, yang bertugas hanya dari puskesmas pegandan |
2019 terbentuk 6 posbindu ptm, 2022 sudah terbentuk 18 posbindu ptm di tiap kelurahan, tiap RW juga ada, bahkan ada di instansi perkantoran hingga sekolah dan perguruan tinggi |