Memuat…
DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
Detail Inovasi OPD

Batik FORMI Jateng

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

Seni Batik Indonesia, khususnya warisan budaya batik di Jawa tengah telah lama menjadi identitas budaya yang kaya akan nilai filosofi dan simbolik.Seni Batik selama ini yang dikenal luas dengan motif tradisional seperti flora, fauna, simbol budaya daerah dan motif kerajaan. Namun seiring perkembangan zaman dan perubahan selera generasi muda, batik menghadapi tantangan dalam hal relevansi minat pasar serta dominasi motif tradisional yang tidak mengalami pembaruan visual sehingga mengakibatkan batik kehilangan daya tarik ketika terjadi perubahan produk fashion kontemporer yang lebih ekspresif dan tematik. Selain itu, belum banyak pengrajin batik yang mengeksplorasi tema kontemporer seperti dunia olahraga yang sesungguhnya memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang.

Isu strategis dalam pengembangan batik kontemporer adalah kebutuhan akan modernisasi motif tanpa menghilangkan nilai budaya lokal sehingga mampu beradaptasi dengan selera dan kebutuhan masyarakat modern. Kegiatan Festival Olahraga Masyarakat khususnya di Jawa Tengah berkaitan dengan dunia olahraga yang merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern, mulai dari olahraga tradisional hingga olahraga internasioanal. Dunia olahraga merupakan representasi dari semangat masa kini yang mencakup kebugaran, kompetisi sehat, solidaritas, dan semangat juang, nilai-nilai yang sangat relevan dengan semangat batik itu sendiri. Oleh karena itu, menjadikan dunia olahraga sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan motif batik adalah strategi inovatif yang dapat menjangkau pasar baru, khususnya komunitas olahraga, anak muda, dan sektor pendidikan khususnya di Jawa Tengah.

Metode pembaharuan dilakukan dengan riset visual terhadap berbagai alat dan jenis olahraga yang  masyarakat, seperti panahan, tonis, air softgun, esports, kano, layangan, terompah panjang, egrang, bumerang, lari, silat. Gambar ini kemudian disederhanakan ke dalam pola khas batik dengan tetap menjaga unsur estetika dan keterbacaan simbol. Teknik yang digunakan adalah cap dan printing digital untuk menjangkau efisiensi produksi tanpa mengorbankan nilai seni. Kolaborasi dengan ilmuan olahraga dan komunitas masyarakat diterapkan untuk menjamin relevansi  desain dengan target pengguna.

Keunggulan dan kebaharuan motif batik olahraga terletak pada simbolik yang mencerminkan semangat sportifitas, kerjasama tim, dan kebugaran jasmani. Sehingga menjadi keunggulan unik yang belum diangkat dalam dunia perbatikan. Selain itu, motif ini dapat digunakan dalam berbagai produk fashion seperti kaos, jaket, sepatu, tas hingga seragam sekolah. Produk batik bertema olahraga ini juga mendukung promosi gaya hidup sehat serta nasionalisme melalui pendekatan budaya.

Tahap inovasi ini dimulai dari eksplorasi desain dan konsultasi dengan pelaku olahraga serta seniman batik. Dilanjutkan dengan tahap prototipe batik yang menampilkan 10 lebih motif olahraga yang berbeda. Distribusi awal dilakukan di komunitas olahraga khususnya wilayah Jawa Tengah. Saat ini telah bekerjasama dengan organisasi KORMI ( Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) untuk mengangkat batik olahraga sebagai ikon budaya baru yang mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) menuju Indonesia Bugar 2045 dan sport tourism.

Tujuan Inovasi

Tujuan Inovasi Batik FORMI Jawa Tengah yang bertema olahraga ada beberapa, yaitu : 

1. Mengembangkan bentuk baru karya seni batik yang merepesentasikan dinamika kehidupan masyarakat modern melalui simbol-simbol olahraga yang akrab dan membumi di masyakarat. 

2. Mengangkat nilai-nilai sportivitas, kebugaran, dan semangat kebersamaan ke dalam karya seni tradisional agar batik menjadi media edukatif dan inspiratif bagi masyarakat luas serta memperkuat citra batik sebagia media ekspresi positif.

3. Menjembatani budaya tradisional dengan gaya hidup kontemporer melalui visualisasi yang relevan dan komunikatif bagi generasi muda. Sehingga menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap batik dengan desain yang sesuai dengan gaya hidup mereka.

4. Mendorong peningkatan daya saing batik dalam industri kreatif fashion nasional maupun internasional dengan desain tematik dan kontekstual.

5. Memperluas penggunaan batik di ranah non-tradisional, seperti pada pakaian olahraga, merchandise event olahraga, seragam komunitas, serta produk gaya hidup aktif lainnya.

 

Manfaat Inovasi

Inovasi Batik FORMI Jateng yang bertema olahraga memberikan manfaat yang luas diantaranya :

1. Bagi pelaku seni dan pengrajin batik : dapat membuka peluang kreasi baru yang berdampak langsung pada pengembangan desaindan peningkatan nilai jual produk.

2. Bagi Masyarakat : menumbuhkan kebanggaan budaya sekaligus memperkanalkan gaya hidup sehat melalui media yang akrab dan estetis.

3. Bagi pelajar  dan generasi muda : menjadikan batik sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan membangun kedekatan emosional terhadap warisan budaya.

4. Bagi sektor ekonomi kreatif : mendorong tumbuhnya produk baru yang kompetitif di pasar lokasl dan internasional, serta mendukung penguatan identitas budaya nasional dalam arus globalisasi.

5. Bagi sektor pariwisata dan olahraga : meningkatkan daya tarik sport tourism dengan memperkenalkan batik sebagai souvenir tematik yang unik dan khas.

Hasil Inovasi

Inovasi ini telah menghasilkan :

1. Lebih dari 10 motif batik bertema olahraga yang mencerminkan ragam aktivitas seperti berbagai alat dan jenis olahraga masyarakat, seperti panahan, tonis, air softgun, esports, kano, layangan, terompah panjang, egrang, bumerang, lari, silat dan lainnya.

2. Koleksi produk fashion batik olahraga berupa kaos, jaket, tas dan seragam komunitas, serta merchandise event olahraga daerah Jawa Tengah.

3. Peningkatan apresiasi terhadap batik di kalangan muda, terutama pelajar dan komunitas atlet, melalui pemanfaatan media sosial dan pameran kreatif.

4. Kolaboratif aktif antara seniman batik, desainer muda, sekolah serta komunitas olahraga dalam proses kreasi dan promosi

5. Pengakuan lokasl melalui partisipasi dalam festival budaya dan kompetisi inovasi batik tingkat daerah.

 

 

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2023-01-16
Implementasi
2022-06-16