DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN
Detail Inovasi OPD
Integrated Smart System Platform (I-SSP) untuk Smart City Kota Semarang
Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan
1. DASAR HUKUM: Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 26 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Semarang Kota Cerdas (Masterplan Smart City Semarang)
2. PERMASALAHAN : memanfaatkan berbagai sumber daya secara efektif dan efisien untuk menyelessaikan berbagai persoalan kota menggunakan solusi inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan-layanan kota yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya
3, ISU STRATEGIS : Smart city sebagai salah satu solusi cerdas menjadi alternatif baru untuk Kota Semarang saat ini yang tidak hanya sekedar mengedapankan efisiensi birokrasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) namun juga bagaimana membangun masyarakat dengan menjadikan infrastruktur dan sarana TIK sebagai faktor pendukung. Berbagai kemudahan diciptakan seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi berperan sebagai enabler yang mempercepat terjadinya perubahan. Teknologi informasi dan komunikasi adalah salah satu contoh teknologi yang saat ini terbukti dapat memberikan perubahan gaya hidup manusia di dunia. Konsep smart city diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang. Tantangan utama dalam pengembangan Kota Cerdas Indonesia adalah pengembangan dan pengelolaan kota dan kesiapan integrasi kota.
4. METODE PEMBAHARUAN:
Kota Semarang saat ini telah memiliki command room smart city yang diberi nama Situation Room Pemerintah Kota Semarang. Kota Semarang saat ini sudah memiliki sistem pelaporan masyarakat berbasis aplikasi sehingga masyarakat dapat turut aktif berpartisipasi mengawasi kinerja pemerintah. Kota Semarang sudah memiliki pusat data Kota Semarang serta sudah menerapkan berbagai macam aplikasi dalam upaya pengelolaan kota, baik berupa aplikasi terpusat maupun aplikasi khusus yang dikembangkan Pemerintah Kota Semarang. Kota Semarang juga telah menggunakan teknologi Internet of Things (IoT), salah satunya dalam pengendalian penerangan jalan raya (PJU). Tantangan selanjutnya adalah bagaimana memanfaatkandata-data yang sudah diperoleh ini secara maksimal guna meningkatkan layanan Smart City Kota Semarang. Kota Semarang juga perlu menggunakan implementasi kecerdasan buatan untuk membantu kinerja pemerintah agar lebih cepat,akurat sehingga data yang diintegrasikan tidak hanya ditampilkan namun juga diolah sehingga memberikan prediksi dan rekomendasi system tata kelola yang lebih baik.
5. KEUNGGULAN DAN KEBAHARUAN :
Dalam rangka penyelenggaraan Semarang Kota Cerdas, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang selaku Walidata yang mengkoordinasikan Produsen Data telah membangun website issp.semarangkota.go.id sebagai sistem integrasi yang memiliki fitur city analytics. City Analytics merupakan metode pemrosesan informasi-informasi yang penting di dalam keberlangsungan pemerintahan suatu wilayah kota. Proses pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah menggunakan city analytics didasarkan pada perhitungan sistem terhadap faktor-faktor yang mempengaruhinya. City analytics akan memberikan kemungkinan-kemungkinan solusi penyelesaian masalah tersebut. City analytics dibuat sangat ramah pengguna atau user friendly serta informatif sehingga tindakan untuk penyelesaian masalah dapat dilakukan dengan cerdas dan gegas (cergas).
6. TAHAPAN / PENGGUNAAN PRODUK :
1.Melakukan kajian pada tata kelola (data governance) data Pemerintah Kota Semarang, meliputi: Membuat arsitektur data, membuat pemodelan dan perancangan data, Merancang sistem penyimpanan data, Merancang sistem keamanan data dan informasi, Merancang sistem integrasi dan menjamin interoberability antar sistem, Membuat dokumentasi data dan manajemen konten, Merancang dan menentukan data referensi dan data master, Merancang sistem data warehousing dan business intelligence, Merancang dan menentukan tipe dan meta data, Melakukan assessment dan evaluasi pada kualitas data.
2. Mengintegrasikan layanan-layanan Smart City Kota Semarang sudah berjalan hingga tahun 2020 di limabelas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam bentuk: Perancangan dan implementasi micro service berbentuk
application programming interface (API) jika menggunakan Sistem open source, Implementasi database connector dan data integrator untuk Mengintegrasikan (integration), ekstraksi (extraction), transformasi(transformation), dan pemuatan (loading) data dari berbagai sumber data menggunakan pendekatan
berbasis metadata, Membantu berdiskusi perihal integrasi data kepada pihak pengembang apabila sistem yang digunakan bersifat closed source dan tidak dapat diubah secara mandiri oleh Pemerintah Kota Semarang.
3. Mengimplementasikan Integrated Smart System Platform Kota Semarang yang dilengkapi dengan fitur City Analytic Kota Semarang untuk mendukung pengambilan keputusan dalam upaya menyelesaikan masalah yang ada di Kota Semarang.
4. Mengimplementasikan Integrasi layanan-layanan Smart City Kota Semarang (Single Sign On)
Tujuan Inovasi
1 Membantu Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola berbagai sumber daya yang dimiliki kota Semarang secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan berbagai tantangan kota menggunakan solusi inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan-layanan kota yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya yang sesuai dengan Visi dan Misi Walikota Semarang yang bertujuan: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Memajukan daerah, Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Menyelesaikan Isu permasalahan perkotaan, Meningkatkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta Menyerasikan pelaksanaan.
2 Membantu Pemerintah Kota Semarang dalam mengimplementasikan Smart City Kota Semarang.
3 Membantu Pemerintah Kota Semarang dalam mengintegrasikan layanan-layanan Smart City Kota Semarang.
4 Membantu Pemerintah Kota Semarang dalam melakukan tata kelola data (data governance) Kota Semarang yang meliputi arsitektur data, pemodelan dan perancangan data, penyimpanan
data, keamanan data, integrasi dan interoberability, dokumentasi data, perancangan data referensi dan data master, data Warehousing dan business intelligence, meta data, dan jaminan kualitas data.
5 Membantu Pemerintah Kota Semarang dalam merancang dan mengembangkan city analytics untuk mendukung pengambilan keputusan dalam upaya menyelesaikan masalah yang ada pada
Kota Semarang.
Manfaat Inovasi
1 Mempercepat terwujudnya Smart City Kota Semarang.
2 Memberikan pelayanan yang efektif, efisien, optimal, informatif, dan terintegrasi kepada pengguna seluruh warga Kota Semarang.
3 Menyelesaikan berbagai permasalahan di Kota Semarang secara cerdas dan gegas (cergas) menggunakan analisis yang mendalam pada data dan informasi-informasi yang penting di dalam keberlangsungan pemerintahan suatu wilayah kota.
Hasil Inovasi
1. Sistem Integrated Smart System Platform (I-SSP) Kota Semarang yang dilengkapi dengan fitur city analytics Kota Semarang yang terpasang di Situation Room Kota Semarang.
2 pengembangan Integrasi layanan-layanan Smart City Kota Semarang (Single Sign On)
3 Implementasi sistem integrasi data dalam bentuk micro service API, database connector, dan data integrator.