DASAR HUKUM
RPJPN Tahun 2025-2045 yang ditetapkan melalui Undang-Undang No.59 Tahun 2024 memiliki tujuan utama mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 yang disusun dengan mempertimbangkan aspek Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang pencapaian pelaksanaannya telah dituangkan dalam Peraturan presiden Nomor 111 Tahun 2022.
Salah satu agenda SDGs adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) < 70>Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, diantaranya mengatur pelayanan Kesehatan ibu hamil yang sering disebut Antenatal Care (ANC) terpadu. ANC terpadu minimal dilakukan sebanyak 6x selama periode kehamilan (2x pemeriksaan oleh dokter dan 4x pemeriksaan oleh bidan). Pemeriksaan yang dilakukan dapat mendeteksi dini ibu hamil dengan resiko tinggi sehingga terhindar dari 3T (Terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan dan terlambat mendapatkan penanganan medis) yang dapat menyebabkan kematian ibu dan janin. ANC terpadu kerap kali belum optimal sehingga perlu adanya inovasi yang relevan dengan perkembangan era digitalisasi saat ini.
PERMASALAHAN
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2022 adalah 207 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini melebihi target rencana strategis (Renstra) yang ditetapkan sebesar 190 per 100.000 kelahiran hidup. Di Kota Semarang terdapat 16 kasus kematian ibu pada tahun 2022 dimana 2 kasus kematian tersebut terjadi di wilayah kerja Puskesmas Rowosari (kasus paling banyak kedua di Kota Semarang setelah Puskesmas Bandarharjo).
Outcome yang diharapkan :
1. Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) sesuai target RPJMD Kota Semarang 2021-2026 yaitu 17,31 per 100.000 kelahiran hidup
2. Penurunan kasus kematian ibu di wilayah kerja Puskesmas Rowosari menjadi 0 (nol) kasus pada tahun 2025
3. Semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rowosari 100% didata dan didampingi oleh Puskesmas dengan kolaborasi lintas sektor.
Output yang diharapkan :
1. Kunjungan Antenatal Care (ANC) di Poli KIA meningkat >10%
2. Pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu oleh Dokter umum, Dokter Gigi, Bidan dan Nutrisionis Puskesmas meningkat 100%
3. Peningkatan deteksi dini dan intervensi ibu hamil resiko tinggi, ibu hamil kurang energi kronis (KEK) dan ibu hamil anemia >30%
4. Pendataan mandiri ibu hamil melalui koordinasi pihak lintas sektor 1 kali setiap bulan
ISU STRATEGIS
METODE PEMBAHARUAN
Inovasi ini dikembangkan untuk mengatasi permasalahan kasus kematian ibu di wilayah Puskesmas Rowosari dengan meningkatkan peran aktif ibu hamil dan tenaga kesehatan dalam pelayanan ANC dengan memanfaatkan teknologi yang mudah dan praktis serta peningkatan kolaborasi lintas sektor dalam pendataan ibu hamil dengan metode pembaharuan yaitu :
|
No |
Indikator |
Sebelum inovasi |
Setelah Inovasi |
|
|
Pembaharuan |
2022 |
SIP SEMOC (2023) |
DUA SEJOLI (2024) |
|
|
1 |
Pelaksanaan ANC terpadu |
ANC terpadu belum optimal sesuai standar |
Inovasi SIP SEMOC (Optimalisasi Pemantauan Ibu hamil dengan Self Monitoring Antenatal Care Application) |
Pengembangan SIP SEMOC menjadi DUA SEJOLI (Dukungan Antenatal dengan Semoc App Join Linsek) |
|
2 |
Tenaga Kesehatan yang terlibat dalam ANC terpadu |
|
|
|
|
3 |
Cara pelayanan |
Tatap muka (offline) |
Tatap muka dan online via Semoc App |
Tatap muka dan online via Semoc App |
|
4 |
Jenis Pelayanan |
10 T |
10 T dan pemeriksaan USG |
10 T, pemeriksaan USG, skrining jiwa |
|
5 |
Waktu Pelayanan |
1 – 2 jam |
1 jam, fleksibel |
1 jam, fleksibel |
|
6 |
Konsultasi |
Tatap muka (offline) |
Tatap muka dan online via Semoc App |
Tatap muka dan online via Semoc App |
|
7 |
Pencatatan hasil pemeriksaan |
Buku KIA dan SIMPUS oleh nakes |
Buku KIA dan SIMPUS oleh nakes, Semoc App oleh ibu hamil |
Buku KIA dan SIMPUS oleh nakes, Semoc App oleh ibu hamil |
|
8 |
Ketersediaan media pemantauan Kesehatan ibu hamil |
Buku KIA dari Dinas Kesehatan, gratis |
Online mengakses web sipsemoc-app.my.id pada browser hp maupun PC, gratis |
Online mengakses web sipsemoc-app.my.id pada browser hp maupun PC, gratis dan googleform bit.ly/Dua_Sejoli |
|
9 |
Penjadwalan Kontrol |
Manual di buku KIA dan tidak spesifik |
Manual di buku KIA dan penjadwalan di Semoc App secara spesifik tanggal kontrolnya sebagai pengingat |
Manual di buku KIA dan penjadwalan di Semoc App secara spesifik tanggal kontrolnya sebagai pengingat |
|
10 |
Monitoring minum tablet tambah darah selama 90x minum |
Manual Buku KIA oleh ibu hamil (sering tidak terisi) |
Digital melalu Semoc App oleh ibu hamil dan ada rekapitulasinya |
Digital melalu Semoc App oleh ibu hamil dan ada rekapitulasinya |
|
11 |
Deteksi dini ibu hamil KEK, Anemia dan hamil resiko tinggi |
Manual oleh nakes |
Digital otomatis pada Semoc App, diketahui oleh ibu hamil dan nakes |
Digital otomatis pada Semoc App, diketahui oleh ibu hamil dan nakes |
|
12 |
Informasi dan edukasi Kesehatan ibu hamil |
Buku KIA |
Digital pada Semoc App |
Digital pada Semoc App |
|
13 |
Dukungan lintas sektor dalam mendata ibu hamil |
Kader Kesehatan secara manual |
Kader Kesehatan secara manual |
Distribusi googleform oleh kader, pihak kecamatan dan kelurahan 1x sebulan untuk diisi oleh ibu hamil secara mandiri (terutaama ibu hamil baru) |
|
14 |
Pendampingan oleh Dokter Sp.OG |
Tidak |
Ada namun tidak rutin |
Ada, rutin setiap bulan terutama untuk pemantauan ibu hamil risti |
KEUNGGULAN DAN KEBARUAN
Inovasi SIP SEMOC menghadirkan kebaruan dalam sistem pemantauan kesehatan ibu hamil di Puskesmas Rowosari dengan metode digital yang praktis, implementatif dan kolaboratif. Sebelumnya sudah banyak aplikasi yang dipakai oleh Bidan untuk pencatatan dan pelaporan data ibu hamil, baik dari Kemenkes maupun Dinkes Kota Semarang, namun belum ada aplikasi yang dapat digunakan ibu hamil untuk membuat e-rekam medisnya sendiri yang sesuai dengan standar buku KIA.
SEMOC app (Self Monitoring Antenatal Care Application) dapat digunakan sebagai pendamping buku KIA menggunakan handphone, selain untuk mencatat hasil pemeriksaan guna meningkatkan kesadaran akan kondisi kehamilannya, terdapat menu konsultasi online gratis 24 jam oleh dokter umum, dokter gigi, bidan dan nutrisionis dengan respon cepat karena SEMOC app terhubung ke whatsapp nakes. Puskesmas Rowosari juga memfasilitasi layanan kesehatan mental dengan telekonsultasi Psikolog gratis dari RSJD Amino Gondohutomo melalui SEMOC app, dimana belum ada pelayanan Psikolog di Puskesmas lain se-Kota Semarang.
Inovasi SIP SEMOC dilakukan monitoring dan evaluasi serta perbaikan sehingga berkembang menjadi inovasi DUA SEJOLI pada tahun 2024 dengan adanya penambahan kolaborsi lintas sektor dalam pendataan ibu hamil. Pendataan dilakukan oleh Kecamatan, Kelurahan, kader dan jejaring pada tanggal 2 (dua) setiap bulan melalui distribusi googleform yang kemudian diisi mandiri oleh ibu hamil sehingga lebih akurat dan efektif dimana sebelumnya data didapatkan dari Poli KIA dan kader secara manual dan periodic.
Bentuk keunggulan dan kebaruan inovasi SIP SEMOC dengan media digital sejenis yang digunakan pada program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) antara lain ditunjukkan dengan tabel komparasi sebagai berikut :
|
NO |
Indikator |
SIP SEMOC |
Gaspol, E-kohort, EPPBGM, ASIK |
Elsimil |
Teman Bunda |
|
1 |
Provider |
Puskesmas Rowosari |
Kemenkes |
BKKBN |
Dinkes Kota Semarang |
|
2 |
Teknologi |
Website Semoc App |
Website Gaspol, E-kohort, EPPBGM, ASIK |
Aplikasi Elsimil |
Aplikasi Teman Bunda |
|
3 |
Akses |
Browser (google) |
Browser (google) |
Playstore |
Playstore |
|
4 |
Fungsi |
Pencatatan, konsultasi dan edukasi |
Pencatatan dan Pelaporan |
Pencatatan dan Pelaporan |
Informasi dan edukasi |
|
5 |
User |
Ibu Hamil, Medis, Paramedis, Ahli gizi dan Psikolog |
Medis, Paramedis, Kemenkes dan Dinkes |
Kader Posyandu, BKKBN |
Ibu Hamil dan medis/paramedis |
|
6 |
Komunikasi |
Dapat dilakukan 2 arah (ibu hamil dan nakes) |
1 arah (pencatatan dan pelaporan Puskesmas kepada Kemenkes) |
1 arah (pencatatan dan pelaporan kader posyandu kepada BKKBN) |
1 arah (ibu hamil membaca informasi dan edukasi di aplikasi) |
|
7 |
Integrasi |
Inovasi Kopi 93 (Konsultasi oline Psikolog) RSJD Amino Gondohutomo |
Tidak ada integrasi |
Tidak ada integrasi |
Terintegrasi data web Gaspol |
|
8 |
Kolaborasi |
Puskesmas dan Lintas Sektor (Kecamatan, Kelurahan, Kader, Klinik dan Dokter Jejaring) |
Diinput oleh Puskesmas saja |
Kader Posyandu, Puskesmas dan BKKBN |
Diinput oleh Dinkes Kota Semarang |
TAHAPAN INOVASI
Standar Operasional Prosedur (SOP) Inovasi, https://drive.google.com/file/d/16rlIOIySjUfygr2Rt0wJzq36dWytZ4Tm/view?usp=sharing
Inovasi SIP SEMOC bertujuan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk mengurangi AKI menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030 dan target capaian AKI Kota Semarang 71.3 per 100.000 KH pada tahun 2026.