Memuat…
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH K.R.M.T WONGSONEGORO
Detail Inovasi OPD

SI RINDU (SISTEM INFORMASI HARIAN TERPADU) RSD KRMT WONGSONEGORO KOTA SEMARANG

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

<meta charset="utf-8" />

Pandemi covid-19 awal tahun 2020, menyebabkan perubahan pola perawatan pasien di rumah sakit. Keluarga atau kerabat tidak dapat menunggu/menjenguk pasien secara langsung. Hal ini menimbulkan kecemasan dan depresi pada pasien/keluarganya karena kurang informasi tentang kondisi pasien. Keluarga pasien berusaha mendapatkan informasi tentang kondisi pasien dengan menghubungi ruang ICU melalui telephone dan whatsapp. Perawat tidak memiliki cukup waktu untuk menerima panggilan dan membalas whatsapp karena beban pekerjaan tinggi yang menyebabkan keluarga pasien komplain karena keterlambatan mendapatkan informasi tentang kondisi pasien.

Tim ICU Isolasi RSD KRMT Wongsonegoro (RSWN) berinisiatif mengirimkan informasi secara proaktif tentang kondisi pasien melalui pesan whatsapp dari handphone secara manual yang memerlukan waktu, tenaga dan tata bahasa tidak seragam. Tim ICU Isolasi kemudian melakukan koordinasi dengan Tim IT RSWN membuat aplikasi dengan nama Si-RINDU (Sistem Informasi Harian Terpadu). Whatsapp otomatis dan data yang muncul di aplikasi semuanya terintegrasi dengan E-Rekam medik pasien (SIWONGSO) yang terdiri dari informasi data perawatan pasien meliputi dokter yang merawat, jenis penyakit, kondisi umum, hasil laborat, hasil radilogi, dan program perawatan pasien. 
 

<meta charset="utf-8" />SIRINDU merupakan informasi yang terintegrasi dari E-Rekam medik pasien (SIWONGSO) yang dapat diakses melalui dua metode yaitu whatsapp otomatis terintegrasi dengan Medifist SIMRS  dan melalui aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Playstore  :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sim.rswn.epublic≷=US

Download Aplikasi MY RSWN (Aplikasi Pendaftaran online yang sudah terintegrasi dengan SI RINDU dan sistem pelayanan di RSWN)

Tampilan data pada aplikasi SIRINDU merupakan data 24 jam terakhir, tidak bisa disimpan/diunduh/screen capture manual oleh keluarga (pembaca data lainnya) sehingga meminimalisir penyebaran data yang tidak diinginkan. Dengan SIRINDU,  keluarga pasien mendapatkan informasi yang jelas dan terbaru mengenai kondisi terkini dan program perawatan pasien selanjutnya selama di rawat di RSWN.

Tujuan Inovasi
Inovasi SIRINDU bertujuan untuk mengirimkan atau memberikan informasi tentang kondisi klinis terkini pasien, yang berisi
informasi tentang keadaan umum, tanda – tanda vital, serta program yang dijalankan kepada keluarga pasien melalui program
Medifirst SIMRS dengan media Whatsapp otomatis atau dengan media aplikasi SIRINDU yang bisa di download dari playstore.

 
Manfaat Inovasi
1. Bagi Pasien
Memberikan dukungan psikologis dan menurunkan level kecemasan bagi pasien dengan meningkatkan peran serta keluarga selama
proses perawatan pasien.
2. Bagi keluarga pasien
a. Memenuhi salah satu indeks yang ada pada critical care family needs inventory yaitu sebagai media informasi tentang kondisi
klinis terkini pasien yang dikirimkan melalui Whatsapp otomatis atau melalui aplikasi SIRINDU bermanfaat bagi keluarga pasien
untuk mengetahui gambaran kondisi pasien meskipun tidak melihat secara langsung, sehingga keluarga tidak harus datang ke
rumah sakit untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien.
b. Menurunkan level kecemasan bagi keluarga pasien
c. Meningkatkan peran dan dukungan keluarga sebagai penunjang kesembuhan pasien
3. Bagi petugas kesehatan
Meringankan beban kerja petugas terutama perawat dan dokter karena informasi SIRINDU diambil dari data terintegrasi di
medifirst SIMRS dan tidak perlu menulis ulang di Whatsapp HP secara manual.
4. Bagi Rumah Sakit
Menigkatkan index kepuasan pelanggan
Hasil Inovasi
Berdasarkan hasil wawancara langsung tersebut sangat terlihat respon keluarga yang puas dan terbantu selama perawatan pasien di
isolasi, kecemasan mereka berkurang, keluarga menjadi lebih pro aktif menanyakan perkembangan kondisi pasien. Pelayanan yang
berbasis patient-family centered care pun bisa terlaksan lebih optimal
 
Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2020-08-06
Implementasi
2021-03-06