Memuat…
DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN
Detail Inovasi OPD

AISSA (Artificial Intelligence Solusi Sampah)

Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

. Dasar Hukum Inovasi

·  Peraturan Wali Kota Semarang No. 5 Tahun 2019 tentang Penyediaan dan Pemasangan CCTV menjadi dasar hukum penyediaan infrastruktur kamera pengawas (CCTV) di Kota Semarang. CCTV dipasang tidak hanya untuk kepentingan keamanan dan lalu lintas, tetapi juga untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan responsif. Pemanfaatan CCTV dalam inovasi AISSA (Artificial Intelligence Solusi Sampah) merupakan implementasi lanjutan dari peraturan ini, di mana teknologi CCTV tidak hanya digunakan untuk pengawasan pasif, tetapi juga diolah secara aktif menggunakan AI untuk mendeteksi kondisi lingkungan, khususnya penumpukan dan penyebaran sampah di TPS.

·  Peraturan Wali Kota Semarang No. 49 Tahun 2020 tentang Roadmap Big Data Analytics
mengatur arah pengembangan pemanfaatan data besar (big data) untuk mendukung pengambilan keputusan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. AISSA menjadi contoh penerapan big data analytics, karena sistem AI melakukan analisis visual secara berkala dari data CCTV.

·  Peraturan Wali Kota Semarang No. 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong digitalisasi dan integrasi teknologi dalam pelayanan publik. AISSA merupakan implementasi SPBE, yang memanfaarkan otomatisasi melalui teknologi CCTV dan AI yang terhubung dengan dashboard Pantau Semar Pemkot Semarang.

2. Permasalahan

Produksi sampah Kota Semarang mencapai ±1.200 ton/hari, menyebabkan banyak TPS

mengalami penumpukan dan berdampak pada pencemaran, banjir, serta menurunnya estetika

kota. Beberapa penyebab penumpukan sampah antara lain:

  1. Pemantauan sampah masih dilakukan secara manual oleh petugas TPS
  2. Jadwal pengangkutan tidak adaptif,  sampah sudah menumpuk namun belum diangkut karena belum waktunya pengangkutan sampah sehingga penanganan terlambat

3. Isu Strategis

Implementasi AISSA secara global mendukung pencapaian SDGs poin 11 (Sustainable Cities and Communities) AISSA membantu menciptakan kota yang bersih dan berkelanjutan dengan memantau sampah secara otomatis melalui CCTV dan AI. Penanganan sampah yang lebih cepat mencegah pencemaran, meningkatkan kualitas lingkungan, dan mendukung konsep Smart City.

Secara nasional AISSA juga relevan dengan penerapan SPBE dan Pemerintahan digital dengan mengintegrasikan teknologi AI dan CCTV untuk layanan publik dan pemerintah yang lebih cepat, efisien, dan berbasis data.

Secara lokal AISSA sejalan dengan RPJMD Kota Semarang 2021–2026 dalam mewujudkan kota bersih, cerdas, dan berwawasan lingkungan.

4. Metode Pembaharuan

  • Sebelum AISSA:
    Pemantauan kondisi sampah di TPS dilakukan secara manual oleh petugas atau menunggu laporan dari masyarakat. Proses ini tidak efektif karena pengangkutan dilakukan berdasarkan jadwal tetap, tanpa mempertimbangkan kondisi lapangan. Selain itu, belum ada integrasi data antara pemantauan lapangan dengan teknologi CCTV yang ada.
  • Sesudah AISSA:
    AISSA mengubah proses pemantauan sampah  menjadi otomatis dengan memanfaatkan teknologi AI dan CCTV. AISSA mampu mendeteksi penumpukan sampah dan sampah berserakan di 28 TPS yang tersebar di Kota Semarang yang dapat dipantau melalui dashboard https://pantausemar.semarangkota.go.id/analitik . AISSA juga secara otomatis mengirim notifikasi melalui WhatsApp ke petugas TPS apabila ada penumpukan sampah. Sistem notifikasi juga dikirimkan secara berjenjang. Jenjang Level Notifikasi:
  • Level 1 - 4: Dikirimkan ke petugas TPS terkait & Kepala UPT.
  • Level 2 - 4: Dikirimkan ke Kepala Bidang Terkait
  • Level 3 - 4: Dikirimkan ke Kepala Dinas Terkait
  • Level 4 : Dikirimkan ke Walikota
  • Sehingga prose pemantauan dan pengawasan sampah jauh lebih cepat, efisien, dan akurat karena berbasis data real-time.

 

5. Keunggulan dan Kebaruan

  • Tanpa alat tambahan: AISSA menggunakan CCTV yang sudah ada di Kota Semarang, sehingga tidak memerlukan instalasi perangkat.
  • Menggunakan teknologi AI: Deteksi dilakukan dengan computer vision, teknologi AI yang mampu mengenali gambar sampah dari rekaman CCTV.
  • Respons cepat: Notifikasi otomatis langsung ke WhatsApp petugas hingga ke walikota membuat penanganan lebih cepat dan tidak menunggu laporan manual.
  • Efisiensi biaya: Sistem ini mengurangi kebutuhan inspeksi manual dan mempercepat pengangkutan, menghemat BBM dan operasional hingga 20%.
  • Lebih unggul dari inovasi lain: Berbeda dengan “Smart Trash” Kota Bandung yang menggunakan sensor IoT, AISSA lebih hemat karena memanfaatkan infrastruktur CCTV yang ada.
  • Skalabilitas tinggi: Dapat direplikasi dengan mudah ke daerah lain yang memiliki jaringan CCTV, menjadikannya solusi yang fleksibel dan berkelanjutan.

 

6. Tahapan Inovasi / Penggunaan Produk / Spesifikasi Produk

  • Tahap 1: Identifikasi lokasi TPS prioritas
  • Tahap 2: Pelatihan model AI menggunakan dataset lokal
  • Tahap 3: Integrasi AI dengan CCTV dan dashboard Pantau Semar
  • Tahap 4: Notifikasi otomatis dikirim ke petugas TPS dan DLH via WhatsApp
  • Tahap 5: Evaluasi harian dan visualisasi data TPS
  • Spesifikasi Produk: Kamera CCTV eksisting, server AI di Diskominfo, algoritma image classification, notifikasi otomatis WhatsApp, dashboard analitik Pantau Semar.
Tujuan Inovasi

<!-- x-tinymce/html -->

Tujuan utama inovasi AISSA adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sampah di Kota Semarang melalui penerapan teknologi CCTV dan kecerdasan buatan (AI).
Target capaian penyelenggaraan inovasi ini mencakup:

  1. Meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi sampah di TPS.

  2. Mewujudkan sistem pemantauan sampah yang otomatis, real-time, dan terintegrasi untuk penanganan sampah yang lebih efektif

  3. Mendukung transformasi digital

Manfaat Inovasi

<!-- x-tinymce/html -->

AISSA memberikan manfaat terhadap tata kelola kota, antara lain:

  1. Lingkungan kota lebih bersih dan tertata, karena tumpukan sampah dapat ditangani lebih cepat.

  2. Peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kebersihan dan pengelolaan sampah.

  3. Optimalisasi kinerja petugas kebersihan, karena notifikasi otomatis memudahkan koordinasi dan distribusi tugas.

  4. Meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

  5. Mendorong budaya inovasi dan penggunaan AI dalam pengambilan keputusan berbasis data.

Hasil Inovasi

<!-- x-tinymce/html -->

Hasil dari inovasi AISSA adalah dashboard pemantauan melalui https://pantausemar.semarangkota.go.id/analitik sebagai sistem deteksi otomatis sampah berbasis AI yang terintegrasi dengan CCTV di 28 titik TPS serta notifikasi WhatsApp secara real-time ke petugas TPS hingga ke Walikota (sesuai jenjang level) saat sampah terdeteksi menumpuk atau berserakan.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2024-02-01
Implementasi
2024-06-03