Inovasi Terapi Bermain BECAK KAYU muncul melihat pelaksanaan terapi bermain di ruang perawatan anak
masih menggunakan metode klasik, seperti mewarnai dan melempar bola. Terapi bermain tersebut juga tidak
bisa diikuti oleh beberapa pasien karena keterbatasan fisik dan masih terpasang infus.
Tim ruang perawatan anak Parikesit mulai merancang sebuah inovasi dimana anak bisa mengikuti terapi
bermain tanpa menggunakan banyak aktivitas fisik serta dapat menambah pengetahuan mengenai kesehatan.
Tim melakukan riset melalui beberapa literatur hingga akhirnya ditetapkan terapi bermain story telling
menggunakan media boneka tangan. Selain story telling tim juga membuat media edukasi yang menarik bagi
anak, yaitu sticker.
Setelah proses pelaksanaan Terapi Bermain BECAK KAYU, didapatkan bahwa tingkat kecemasan anak
maupun keluarga menurun, anak juga tidak takut dengan petugas kesehatan. Selain itu, anak juga memahami
edukasi kesehatan yang diberikan karena media yang digunakan cukup menarik
Tujuan Inovasi
Inovasi Terapi Bermain BECAK KAYU bertujuan untuk membantu menurunkan tingkat kecemasan
hospitalisasi serta memberikan edukasi kesehatan bagi anak.
Manfaat Inovasi
1. Bagi Pasien
Memberikan dukungan psikologis, menurunkan level kecemasan, serta memberikan edukasi
kesehatan bagi anak.
2. Bagi Keluarga Pasien
Menurunkan level kecemasan bagi keluarga pasien, serta meningkatkan peran dan dukungan keluarga
dalam membantu proses penyembuhan pasien.
3. Bagi Petugas Kesehatan
Memberikan inovasi dalam pemberian terapi bermain
4. Bagi Rumah Sakit
Meningkatkan index kepuasan pelanggan
Hasil Inovasi
Berdasarkan hasil wawancara langsung setelah diadakannya terapi bermain, anak tampak senang, kecemasan anak maupun keluarga berkurang, anak serta keluarga mendapatkan edukasi mengenai PHBS